Greg menambahkan, tujuan utama pendirian Simba Padel Club adalah menjaga kebugaran sekaligus membangun komunitas padel yang masih dalam tahap awal pertumbuhan di Tanah Air. Ia menilai kebersamaan dan akses yang terbuka menjadi kunci keberlangsungan olahraga ini.
Padel sendiri, kata Greg, telah berkembang sejak era 1990-an di negara seperti Spanyol dan Argentina. Sementara di Indonesia, olahraga ini masih tergolong baru sehingga wajar jika muncul beragam pandangan.
"Kami bangun ini untuk jaga olahraga nasional. Kami tidak cari untung besar, kami pasang harga realistis supaya siapa saja bisa main padel. Tidak masalah kalau olahraga ini nantinya jadi musiman," jelasnya.
Greg juga menegaskan bahwa kehadiran Simba Padel Club bukan dilandasi tren sesaat.
"Kalau pun nanti padel jadi musiman, kami tetap main. Ini bisa jadi tempat pribadi untuk main padel. Buat yang suka tenis, biasanya pindah ke padel jadi adiktif. Jadi buat saya ini bukan fomo," ucapnya.
Dari sisi manfaat, Greg mengaku padel memberikan dampak signifikan bagi kebugaran dan kondisi mentalnya.
"Sebelum main padel, saya latihan bola dan fitness untuk jaga badan itu susah. Begitu main padel, berat badan saya turun drastis, mood juga jauh lebih bagus," paparnya.