Selain itu, gaya hidup Leao juga menjadi sorotan dengan fokusnya pada musik dan fashion. Fokus pada hobinya tersebut, menurut Di Canio, membuat Leao tak sepenuhnya fokus dengan sepak bola.
“Dia rileks; dia dimanja, dan dia tidak memiliki tekad atau keinginan untuk terus berkembang. Prioritasnya hampir menjadi hal lain," tambah Di Canio.
"Selama bertahun-tahun, saya tidak ingat pernah melihat begitu banyak video peragaan busana atau sesi rekaman delapan jam dengan label rekaman."
"Anda selalu mengatakan kita harus melihat kehidupan pribadi para pemain, tetapi jika seseorang menghabiskan empat atau lima jam melakukan hal lain, energi fisik dan mental mereka akan terkuras."
"Ini bukan seperti bermain PlayStation selama setengah jam. Jika Anda menghabiskan enam atau tujuh jam dengan label rekaman dan pergi ke peragaan busana, bagaimana Anda bisa memulihkan energi mental untuk bermain di level ini?" urainya.