Lamine Yamal (x/FCBarcelona)
Namun tentu tidak akan mudah untuk mengalahkan Barcelona yang saat ini ada di puncak klasemen LaLiga, unggul empat poin dari Real Madrid.
Selain itu, Barcelona juga memiliki Lamine Yamal, pemain yang hampir selalu merepotkan pertahanan lawan dengan kecepatan, teknik, dan keberaniannya dalam duel satu lawan satu.
Pelatih Madrid, Xabi Alonso, menyadari bahaya tersebut dan telah memberikan instruksi kepada para pemainnya.
Alonso ingin membuat Yamal berjuang keras secara fisik, dengan tujuan menguras energinya sejak awal pertandingan.
Seperti dilansir Marca, ide utamanya adalah memaksa Lamine Yamal untuk lebih sering turun membantu pertahanan.
Alonso meyakini pendekatan ini sebagai kunci untuk menetralisir pengaruh Yamal.
Karena itu, para bek Real Madrid telah diinstruksikan untuk menutup kaki kirinya serta memutus jalur umpan terobosan.
Strategi serupa sudah pernah diterapkan dan terbukti efektif dalam El Clasico di LaLiga.
Saat itu Lamine Yamal tidak mampu berbuat banyak.