
Secara historis, bjb punya catatan positif atas GPP. Dari sembilan pertemuan, tujuh kemenangan menjadi milik tim kebanggaan Jawa Barat tersebut. Namun dua duel terakhir justru dimenangi GPP, termasuk kemenangan 3-0 pada Seri Bandung musim ini. Fakta itu menjadi alarm bahwa dominasi masa lalu tak lagi relevan.
Selain itu, bjb juga masih berproses dalam memaksimalkan kontribusi outside hitter asal Italia, Giulia Angelina. Adaptasi dengan setter belum sepenuhnya klop, terlebih setelah perubahan komposisi dari Sonaly Cidrao.
“Angelina tipikal bolanya berbeda. Dia butuh bola tinggi tapi tetap berisi agar spikenya maksimal. Setter kami masih belajar menemukan polanya,” jelas Risco.
Jika mampu menumbangkan GPP, peluang bjb akan kembali terbuka lebar sebelum menghadapi Jakarta Livin’ Mandiri dan Jakarta Popsivo Polwan di Seri Sentul. Sebaliknya, satu kekalahan saja bisa membuat mereka bergantung pada hasil tim lain.