Rektor Budi Luhur Unversity, Agus Setyo Budi (kanan). (Media UBL)

Sementara itu, Rektor Budi Luhur Unversity, Agus Setyo Budi, mengatakan kampus yang dipimpinnya selalu terbuka bagi atlet atau mahasiswa berprestasi untuk menempuh jalur beasiswa.

Ya jalur beasiswa diseleksi ketat oleh pihak kampus dengan tolak ukur salah satunya tidak boleh IPK di bawah 3.00 setiap semesternya.

"BLU berkomitmen menjadi universitas yang tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga diakui secara global. Pendidikan adalah jembatan bagi mahasiswa kami untuk berkontribusi di dunia, menjaga akar budaya, dan membangun masa depan yang lebih baik," kata Agus Setyo Budi, dalam dalam acara Budi Luhur University Go Global : "Local Roots, Global Impact", Kamis (5/3).

"Beasiswa atlet ini jadi maskot kami. Sekarang cabang olahraganya sudah cukup lengkap, mulai dari bulu tangkis, pencak silat, bola voli, futsal, taekwondo, sepak bola, e-sport, bola basket, karate, panjat tebing hingga panahan,”

"Generasi ini akan menjadi pemimpin masa depan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan tantangan global. Pendidikan globalisasi bukan sekadar slogan, tetapi implementasi nyata dalam program akademik, penelitian, dan kolaborasi internasional," tutupnya.