Inter Milan 1-2 Bodo/Glimt (Foto: Laman Resmi UEFA)
Ditambahkan oleh Cristian Chivu, pelatih Inter, timnya telah mengerahkan segalanya melawan Bodo/Glimt.
"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin sejak awal," imbuh Chivu.
"Kami menghadapi tim yang sangat terorganisir dengan blok pertahanan rendah, menempatkan 10-11 pemain di belakang bola."
"Mungkin fakta bahwa kami tidak memecah kebuntuan memberi mereka kenyamanan psikologis tambahan, karena mereka tahu kami perlu mencetak dua gol lagi hanya untuk membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu."
Chivu juga menilai tak mudah bagi Inter membagi fokus dengan padatnya jumlah pertandingan di Liga Champions, Coppa Italia, dan Serie A.
"Sulit untuk menemukan energi ketika Anda bermain setiap tiga hari," tambah Chivu. "Saya tidak bisa meminta lebih dari para pemain saya, karena mereka telah berusaha keras malam ini."
"Jika kami berhasil memecah kebuntuan, mungkin akan membangkitkan lebih banyak antusiasme, tetapi sangat sulit ketika mereka bertahan dengan 10 pemain."
"Ada kekecewaan besar, karena kami ingin setidaknya bersaing di Eropa, tetapi kami melawan tim yang memainkan empat pertandingan dalam tiga bulan terakhir, semuanya di Liga Champions."
"Kami harus melupakan kekalahan ini, kami harus melangkah maju, ini Liga Champions, kami harus memberikan penghargaan kepada lawan kami dan apa yang telah mereka capai," urainya.