Namun, sebelum Bradley menerima perawatan, Martinelli melemparkan bola ke arah bek yang cedera tersebut dan bahkan mencoba mendorongnya keluar lapangan agar pertandingan dapat dilanjutkan.

Insiden tersebut sontak memicu kemarahan di jagat sepak bola.

Pengamat sepak bola, yang juga mantan pemain Manchester United, Gary Neville, sangat mengkritik Martinelli.

"Oh, Anda tidak bisa mendorongnya keluar lapangan. Anda tidak bisa melakukan itu, dasar bodoh. Itu sangat buruk," kata Neville di Sky Sports.

"Saya heran para pemain Liverpool belum menghampirinya dan memukulnya habis-habisan. Kurasa permintaan maaf diperlukan. Dia juga melempar bola ke arahnya."

Kemarahan Martinelli memuncak setelah penampilan Arsenal yang tampil mengecewakan.

Pada laga tersebut Arsenal gagal benar-benar menguji pertahanan Liverpool.

Ini adalah hasil imbang 0-0 pertama antara Arsenal dan Liverpool di Premier League sejak Agustus 2015.

Sebelumnya tercipta 79 gol dalam 20 pertemuan liga, dengan rata-rata 3,95 gol per pertandingan.