Arsenal ke final Liga Champions 2025-2026. (uefa)
Tak pernah memenangi titel Liga Champions, serta terakhir kali bermain di final pada 2006, Arsenal berstatus underdog (non-unggulan). Tetapi, itu bisa jadi hal positif untuk anak-anak asuh Mikel Arteta.
"Saya menilai tim tersebut akan dianggap sebagai underdog, tetapi situasi itu justru bisa menguntungkan mereka. Jika berhasil menjuarai Premier League, kepercayaan diri mereka akan meningkat besar," imbuh Gerrard.
Gerrard menegaskan Arsenal harus memaksimalkan kekuatan fisik dan keunggulan dari senjata mematikan mereka musim ini, yakni pemanfaatan situasi bola mati.
Bukayo Saka (@FabrizioRomano)
Lebih lanjut kata Gerrard, ia menyoroti kembalinya Bukayo Saka sebagai faktor penentu. Pemain sayap berusia 24 tahun absen selama sebulan karena cedera Achilles.
Tetapi, Saka langsung bermain dengan tajam saat kembali dan mencetak gol krusial melawan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions..
"Kembalinya Saka sangat penting. Saat melihat skuad Arsenal, Saka menjadi pemain yang paling mungkin memberi ancaman bagi PSG, sehingga ia akan menjadi andalan tim," imbuh Gerrard.
"Namun, Arsenal membutuhkan seluruh pemain tampil dalam performa terbaik untuk bisa menjuarai Liga Champions," urainya.
Penulis: Ariel Zaki Darmawan