Musim ini merupakan masa paling menyesakkan bagi Manchester United. Tampil sebagai juara bertahan, Setan Merah bertarung sengit dengan sang tetangga, Manchester City yang melesat cepat hingga paruh pertama.

Manchester United berhasil menempel ketat sang tetangga hingga detik terakhir. Ya hingga detik terakhir dalam arti sebenarnya. United berhasil berbalik unggul delapan poin saat kompetisi menyisakan enam laga.
Namun di luar karakter, Setan Merah ambrol di pengujung musim yang membuat City kembali mampu menempel ketat. City akhirnya memastikan gelar juara Premier League setelah Sergio Aguero menjebol gawang Queens Park Rangers pada detik terakhir.
Berkat gol Aguero, City menjadi kampiun Premier League lewat keunggulan selisih gol.
Manchester City (2012-13)
Sukses menjadi juara secara dramatis musim sebelumnya. Manchester City langsung tancap gas di musim berikutnya. The Citizens bahkan tidak pernah kalah hingga Desember.
City akhirnya takluk setelah dibungkam Manchester United pada bulan Desember lewat gol krusial Robin van Persie. Lewat kemenangan itu, Setan Merah melejit tidak tertahankan. Sebaliknya, The Citizens hancur berantakan.
Bahkan usai kalah di final Piala FA dari Wigan, Man City memecat sang manajer Roberto Mancini, dua laga sebelum Premier League usai. Di akhir musim City harus puas ada di posisi kedua, tertinggal 13 poin dari sang juara, Man United. Ini merupakan gelar terakhir yang disumbang Sir Alex Ferguson yang memutuskan mundur di akhir musim.