Clash of Legends 2026 (Istimewa)
Sementara itu, Ronaldo juga mengungkapkan perasaannya ketika kembali berkunjung ke Indonesia.
Terakhir kali, ia datang ke Indonesia saat usianya masih 17 tahun. Seperti tiga dekade lalu, ia merasakan atmosfer yang sama ketika sampai di Indonesia.
“Senang sekali bisa kembali. Saya ingat datang ke sini bersama PSV di pramusim. untuk pramusim bersama PSV. Saya melihat semangat yang sama di bandara dan hotel,” jelasnya.
Selain itu, ada cerita menarik di balik gaya rambut ikonis Ronaldo saat Piala Dunia 2002.
Ia bercerita, bahwa itu adalah tindakan spontan. Tujuannya adalah mengalihkan perhatian media.
“Saat masih muda, kita melakukan hal-hal yang konyol. Tapi saya rasa itu tidak benar-benar mengganggu siapa pun di lapangan. Saya rasa itu hanya hal aneh yang saya lakukan sebagai pesepak bola muda,” ujarnya.
Sementara itu, CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti, membeberkan alasan mengapa memilih Maman Abdurahhman, Ismed Sofyan, hingga Firman Utina untuk bermain di kubu DRX Worlds Legends.
“Kami memprioritaskan pemain-pemain yang pernah di Persija, karena Pemprov DKI partner kita. Lalu, Persija juga bagian dari Jakarta. Sedangkan untuk Firman Utina, beliau adalah assistant coach dari partner kita juga, Dewa United,” jelasnya. (sof)