Sebagai akademi baru, BY 08 langsung menawarkan konsep pembinaan yang terstruktur. Program latihan disusun berjenjang sesuai kelompok usia, dipadukan dengan pendekatan kekeluargaan agar setiap pemain mendapat perhatian maksimal.
Menariknya, aspek keselamatan menjadi salah satu fokus utama. BY 08 memasukkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam biaya pendaftaran atlet, sebuah langkah yang masih jarang diterapkan di akademi futsal usia dini.
"Cedera itu risiko yang tidak bisa dihindari. Kami ingin orang tua tidak terbebani jika itu terjadi. Dengan BPJS Ketenagakerjaan program JKK, anak-anak bisa lebih fokus berlatih tanpa rasa khawatir," jelas Bachtiar.
Selain itu, akademi juga menerapkan standar latihan aman, mulai dari pemanasan dan pendinginan wajib hingga pelatih yang memiliki sertifikasi dasar P3K.
"Pembinaan jangka panjang tidak akan berjalan tanpa jaminan keselamatan pemain. Itu jadi prioritas kami,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, BY 08 Futsal Academy menargetkan tampil di berbagai kompetisi lokal hingga turnamen antarakademi. Bahkan, mereka juga tengah menyiapkan ajang sendiri bertajuk BY08FA Cup sebagai bagian dari pengembangan jam terbang pemain.