
Flare itu mengenai Audero yang berdiri di depan gawang, membuatnya langsung terjatuh.
Beruntung, Emil Audero tidak mengalami cedera serius meski sempat mengeluhkan masalah pada kaki kanannya.
Sang kiper bahkan tetap melanjutkan pertandingan hingga usai.
Marotta berharap aparat berwenang segera mengungkap dan menindak pelaku pelemparan flare tersebut.
"Saya tahu pihak berwenang sudah menyelidiki situasinya, dan saya yakin mereka yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban," ujar Marotta.
"Saya juga ingin memuji profesionalisme Audero yang mampu menjaga gawang hingga saat-saat terakhir."
Sementara itu Emil Audero merilis pesan video yang mengucapkan terima kasih kepada semua orang dan mengatakan lega, karena bisa jauh lebih buruk.
"Halo semuanya, ini hanyalah pesan untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang yang menanyakan kabar saya. Saya baik-baik saja, meskipun saya merasakan sakit yang hebat di telinga dan sensasi terbakar di lutut saya," jelas sang kiper.
"Saya merasa lega, karena setelah melihat rekaman videonya, bisa saja jauh lebih buruk. Saya senang semuanya berjalan lancar, terlepas dari itu semua."
"Sayangnya, hal-hal seperti ini masih terjadi, tetapi saya berharap hal ini akan berhenti di masa depan."