Pemain asal Portugal berusia 26 tahun itu diduga melakukan tindakan yang masuk kategori perilaku tidak sportif sesuai dengan regulasi yang berlaku.
UEFA menyebut badan disipliner mereka akan mempelajari kejadian tersebut sebelum mengambil keputusan terkait sanksi yang mungkin dijatuhkan kepada sang pemain.
Usai pertandingan, Neto menyampaikan permintaan maaf dan mengakui tindakannya terjadi karena terbawa emosi pertandingan.
"Saya sebenarnya tidak seperti itu. Itu hanya momen panas dalam pertandingan dan saya ingin meminta maaf," ujar Neto.
Neto juga mengungkapkan sudah berbicara langsung dengan ball boy tersebut setelah pertandingan selesai.
Neto menjelaskan, dia meminta bantuan kompatriotnya Vitinha untuk menjelaskan situasi.