EnzoEnzo Fernandez (Foto: @FabrizioRomano)

Ditambahkan oleh Pastore, Fernandez telah meminta maaf dan mengakui kesalahannya karena emosional setelah disingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions.

"Apa yang sudah terjadi, telah terjadi," tambah Pastore.

"Kami menjelaskan kepada pemain tersebut bahwa, meskipun dia tidak melakukan kesalahan, dia seharusnya tidak mengatakan itu."

"Dia baru berusia 25 tahun. Dia masih muda, dia masih banyak yang harus dipelajari."

"Kami menjelaskan kepada klub bahwa dia mengatakannya tanpa niat jahat, bahwa dia melakukan kesalahan. Dia tentu saja meminta maaf kepada klub, rekan-rekan setimnya, pelatih, direktur olahraga, semua orang."

"Kami semua sepakat. Kami hanya perlu mengklarifikasi kesalahpahaman tersebut," tambah Pastore.

Kini, fokus Fernandez adalah membantu Chelsea mencapai target di Premier League dan juga berusaha memenangi Piala FA.

"Chelsea berjuang untuk mendapatkan tempat di Liga Champions melalui Premier League, yang sangat penting bagi klub," papar Pastore.

"Enzo perlu bermain karena ia akan bermain di Piala Dunia. Chelsea membutuhkannya karena ia adalah pemain kunci bagi tim mereka. Kami telah berbicara, kami telah menyelesaikan semuanya dari kedua belah pihak."

"Semuanya sudah jelas. Tidak ada konflik sama sekali. Enzo masih memiliki sisa kontrak enam tahun dan kami perlu bekerja sama, dan itulah yang sedang kami lakukan," pungkasnya.