
Dalam kesempatan yang sama, Kompany mengatakan fokus utama Bayern menjelang leg kedua di Allianz Arena adalah meraih kemenangan dan enggan menanggapi perbincangan tentang filosofi permainan tim asuhannya.
"Saya tidak tahu apakah harus menanggapi apa yang orang katakan tentang filosofi permainan kami," kata Kompany dikutip dari Bein Sports.
"Misinya adalah memenangkan pertandingan, hanya itu yang penting. Kami ingin memenangkan pertandingan ini."
"Kami memiliki ide tentang bagaimana mencapai hal ini, dan kami telah memenangkan banyak pertandingan, tetapi begitu juga PSG. Mereka bahkan memenangkan Liga Champions tahun lalu," lanjut Kompany.
"Saya tidak ingin berbicara tentang filosofi, bagi saya, tujuannya adalah memenangkan pertandingan ini."
"Kami telah memenangkan banyak pertandingan dan gelar, PSG juga. Yang terpenting adalah mencetak satu gol lebih banyak daripada lawan untuk memenangkan pertandingan."
Pertandingan ini mempertemukan dua tim pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim ini, dengan PSG mengoleksi 43 dan Bayern 42.
Dua puluh gol di antaranya dicetak Bayern di babak gugur, dengan rata-rata empat gol per pertandingan, yang merupakan rata-rata tertinggi sejak musim 1992-1993.
Sementara itu, PSG telah mencetak 22 gol dalam tujuh pertandingan babak gugur mereka.
Kompany menyadari laga bakal kembali berjalan ketat, karena itu dua meminta tim asuhannya untuk menjaga fokus hingga laga berakhir.
"Kami telah bermain melawan satu sama lain empat kali, selalu ketat, terkadang para pemain bertahan lebih unggul dan terkadang para penyerang," ujar Kompany.
"Kami harus sepenuhnya fokus selama 90 menit."
Penulis: Ariel Zaki Darmawan