
Melihat ke belakang, statistik Leverkusen menghadapi tim asal Inggris terbilang impresif.
Musim ini, Leverkusen menang 2-0 di markas Manchester City sebelum bermain imbang 2-2 melawan Newcastle di kandang.
Secara keseluruhan, Leverkusen hanya kalah sekali dalam tujuh laga terakhir melawan tim Inggris, tiga kali menang dan tiga imbang.
Leverkusen juga punya catatan bagus ketika menjalani duel dua leg melawan klub Inggris, menang empat kali dari lima kesempatan.
Namun, Leverkusen punya rapor minor saat tampil di babak 16 besar Liga Champions.
Mereka kalah dalam enam kesempatan terakhir pada fase ini dan hanya meraih satu kemenangan dari 12 pertandingan.
Arsenal Sempurna, tapi Sulit Menang di Jerman
Arsenal pantas diunggulkan karena datang dengan catatan delapan kemenangan beruntun di Liga Champions musim ini.
Catatan tersebut menjadi rekor kemenangan terpanjang klub dalam kompetisi Eropa.
Hanya Manchester City yang pernah mencatatkan rekor lebih panjang, sepuluh kemenangan beruntun pada 2023 hingga 2024.
Arsenal juga selalu mencetak gol lebih dulu dalam seluruh pertandingan Liga Champions musim ini.
Selain itu, mereka mencetak minimal tiga gol dalam enam pertandingan terakhir di kompetisi tersebut.
Namun, rapor Arsenal melawan klub Jerman tidak terlalu meyakinkan.
The Gunners kalah lima kali dari enam kunjungan terakhir ke markas tim Jerman.
Arsenal juga kalah dalam lima duel dua leg terakhir melawan klub Jerman, semuanya dari Bayern Munchen.