Hanya Ligue 1 yang belum diraihnya untuk melengkapi lingkaran sempurna.

Prestasi ini menjadi lebih bermakna jika dibandingkan dengan tokoh-tokoh legendaris lapangan hijau lain.

David Beckham mengangkat trofi di Inggris, Spanyol, dan Prancis, tetapi dia tidak pernah berhasil menaklukkan Italia.

Cristiano Ronaldo berjaya di Inggris, Spanyol, dan Italia, tanpa mencapai negara keempat.

Sedangkan Zlatan Ibrahimovic mengumpulkan gelar di Spanyol, Italia, dan Prancis, tetapi kiprahnya di Premier League membuatnya berada di urutan keenam dalam daftar.

Sebagai catatan, Ibra juga pernah menjadi juara di Eredivisie bersama Ajax Amsterdam. Namun Eredivisie tidak masuk dalam lima liga uatama Eropa. Nama-nama lain seperti Thierry Henry, Dani Alves, Arturo Vidal, atau Kingsley Coman juga hanya bermain di tiga liga.

Cancelo berhasil menembus batasan itu. Pada usia 31 tahun, kariernya menunjukkan bahwa konsistensi dan kemampuan beradaptasi dapat menghasilkan prestasi.

Di malam perayaan juara Barcelona, Cancelo mengukir babaknya sendiri, menaklukkan empat gelar di empat liga berbeda, seorang pelopor yang telah menjadi bagian dari sejarah besar sepak bola Eropa.