Menurut Risco, kekalahan dari Jakarta Popsivo Polwan disebabkan Bandung bjb Tandamata lengah di set pertama. Set pertama jadi milik Jakarta Popsivo dengan skor telak 25-12.
Bandung bjb Tandamata sempat bangkit dengan memenangi set kedua (26-24), tetapi gagal mengambil momentum di dua set berikutnya yang dimenangkan Jakarta Popsivo Polwan.
"Permainan kita benar-benar gak jalan, terutama dari sideout, artinya dari permulaan nyerang, kita sudah gak jalan gitu kan. Saya akui, tadi Popsivo recieve-nya jalan, bertahannya juga jalan. Kalau kita gagal membunuh saat menyerang, pada akhirnya bisa dimanfaatkan oleh lawan karena bertahannya bagus dan membuat usaha kita gagal," beber mantan pelatih Timnas bolavoli putri Indonesia itu.