Bagi Arteta, efektivitas bola mati sudah menjadi bagian penting dari strategi.

"Kami tahu pentingnya duel individu dalam situasi bola mati karena Chelsea adalah tim papan atas dalam menyerang maupun bertahan di momen itu," ujar Arteta di laman resmi Arsenal.

"Semua tim di liga ini punya kualitas dalam bola mati. Itu sangat penting. Kami sempat kehilangan poin akibat lemparan jauh dan belakangan tidak banyak mencetak gol dari set piece."

"Kali ini kami melakukannya, memiliki opsi seperti itu sangatlah bagus," imbuh Arteta.

Meski demikian, tak semua pihak terkesan dengan gol bola mati Arsenal.

Mantan penyerang Chelsea, Chris Sutton, melontarkan kritik tajam terhadap Arsenal.

Dia menganggap gol sepak pojok seperti yang kerap dilakukan Arsenal membuat sepak bola tidak indah dinikmati.

"Set piece Arsenal, lagi. Saya pikir mereka akan jadi juara. Jika mereka berhasil, apakah ini akan menjadi tim juara Premier League paling jelek dalam sejarah?,” ujar Sutton.

Arsenal kini berada dalam perburuan empat gelar dan Arteta menilai timnya berada di jalur yang tepat.

"Memasuki Maret, kami masih bertahan di semua kompetisi, kami berada di posisi teratas," kata Arteta.