Menurut tulisan dari Barry Glendenning di Guardian, Yunani merupakan satu-satunya tim non-unggulan dalam sejarah yang ingin dilihat publik kalah.
Alasannya sederhana, karena gaya main timnas Yunani arahan Otto Rehhagel kala mengandalkan penjagaan satu pemain, serta ketergantungan pada situasi bola mati di Euro 2004.
Keberhasilan mereka menjadi juara akan selalu adalam sejarah sepak bola Eropa dan dunia, kisah cinderella yang bagus, tetapi tidak dengan gaya main mereka.
Pasca mengalahkan Spanyol di fase grup, Yunani mengalahkan Prancis, Republik Ceko, dan Portugal kala memenangi Euro 2004.
5. Wimbledon
"Banyak pemain memiliki masalah pribadi yang termanifestasi dalam cara mereka berperilaku dan bermain di lapangan."
Kutipan itu datang dari Bobby Gould, pelatih Wimbledon pada periode 1987-1990. Wimbledon asuhannya dikenal dengan istilah "Crazy Gang" atau "Geng Gila".
Gaya permainan bola panjang dan juga kasar membuat Wimbledon hanya memiliki sedikit pendukung netral, tapi taktik mereka sukses memenangi Piala FA pada 1988 dengan mengalahkan Liverpool di final.