Aksi Francisco Rivera ketika dikawal Eliano Reijnders. (BolaSkor.com/Arjuna Pratama)
Meski demikian, Santos menegaskan bahwa sesi latihan terakhir di Bali akan dimaksimalkan. Tidak hanya secara teknis tetapi soal non-teknis yang kadang berpengaruh di laga-laga besar.
"Hari ini ada latihan, dan dari sini kami harus mulai menunjukkan semangat. Harus tunjukkan kita siap fight, karena ini adalah pertandingan Derby," sambungnya.
Pria asal Brasil itu mengaku telah membedah kekuatan calon lawannya. Ia memberikan catatan khusus pada lini serang Persebaya yang dinilai memiliki kualitas individu dan transisi yang mematikan.
Francisco Rivera akan jadi metronom serangan ditengah absensi Bruno Moreira. Bruno Paraiba yang mulai menemukan sentuhannya juga berpotensi jadi kartu as Persebaya di laga nanti.
"Saya sudah baca permainan lawan. Persebaya tim kuat dengan transisi cepat. Mereka punya pemain berkualitas. Tapi Arema juga siap meladeni mereka," tegasnya.
Menyambut pertandingan ini, Marcos berpesan kepada anak asuhnya untuk lebih klinis. Dalam laga sebelumnya kontra Persib, pertahanan solid tak diimbangi efektivitas dari Dalberto Belo dkk.
"Lawan Persebaya saya minta lebih siap dengan peluang. Di pertandingan sebelumnya, pertahanan kita kuat tapi di depan belum fokus mencetak gol. Melawan tim sekuat Persebaya, jika punya peluang, kita harus siap cetak gol," tambahnya.
Meski menyayangkan laga ini tidak bisa dihelat di Stadion Kanjuruhan atau pun Gajayana, Marcos memahami situasi yang ada. Ia berjanji bahwa tim akan berjuang habis-habisan demi membawa pulang tiga poin ke Malang.
"Sangat disayangkan Aremania tidak bisa hadir karena kejadian beberapa tahun lalu. Jika mereka ada, motivasi kami pasti luar biasa. Tapi kami mengerti situasinya. Penting bagi pemain untuk berjuang hingga menit terakhir untuk membuat Aremania di Malang senang," tutupnya. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama)