Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello, menggambarkan performa Milan tersebut sebagai satu pertunjukan dominasi yang hampir tanpa cela.

Capello terpukau dengan betapa mudahnya para pemain Rossoneri merangsek ke lini pertahanan lawan.

Kontribusi dari duo Adrien Rabiot dan Luka Modric di sektor tengah turut diakui Capello sebagai satu kombinasi jitu.

Selama ini, pelatih Milan menegaskan menjadi juara Serie A bukanlah tujuan utama.

Allegri menyatakan bahwa tim asuhannya hanya fokus pada target mengamankan posisi empat besar dan tiket Liga Champions musim depan.

Namun, Capello tidak sepakat dengan Allegri.

Menurut Capello, Milan seharusnya tidak tidak menutup kemungkinan untuk meraih Scudetto.

"Kenapa tidak berjuang untuk posisi teratas?," tantang Capello. "Bodoh jika tidak mempertimbangkan Scudetto."

Capello menekankan membidik yang tertinggi bukanlah sikap gegabah, melainkan cerminan dari niat dan tekad yang kuat.