
Rossoneri memulai pertandingan memainkan empat pemain belakang, empat pemain tengah, kemudian beralih ke 4-3-3, lalu 3-5-2 selama babak kedua.
"Kami memulai pertandingan dengan empat gelandang yang menguasai bola, mencoba menciptakan lebih banyak jalur umpan," ujar Allegri dikutip dari Football-Italia.
"Tetapi kami kehilangan soliditas setelah tertinggal dan mengambil beberapa risiko dan terancam serangan balik mereka."
"Setelah kami menyamakan kedudukan melawan tim Como yang kuat dan bermain sangat baik, saya beralih ke tiga penyerang di depan, tetapi setelah kami membalikkan keadaan dan unggul, saya kembali ke formasi awal," lanjut Allegri.
Dalam kesempatan yang sama, Allegri juga menjelaskan sedikit ketegangan seputar penalti Milan.
Saat Milan mendapatkan tendangan penalti, Rafael Leao tampak maju sebagai penendang, tetapi dari pinggir lapangan, Allegri mengistruksikan Nkunku sebagai eksekutor.
"Memang benar dia ingin mengambil penalti, dia juga seorang spesialis, tetapi pada saat itu saya merasa Nkunku yang seharusnya mengambilnya," Allegri menjelaskan.
Hasil ini berarti Milan sekarang terpaut tiga poin dari pemimpin klasemen Inter Milan dan menjaga persaingan Scudetto tetap hidup.