Pelatih caretaker Madura United, Rakhmad Basuki (Foto: Laman Resmi Super League)

Di sisi lain, Madura United juga menghadapi tantangan internal terkait kebugaran pemain. Pasca laga sengit kontra Persebaya Surabaya (17/4), beberapa pemain yang masuk dalam starting XI dilaporkan mengalami kendala kebugaran.

"Mereka baru bergabung di latihan. Tapi inshaallah kami usahakan yang terbaik juga. Mudah-mudahan mereka kembali fit setidaknya H-1 sebelum lawan Dewa," jelas pelatih asal Pamekasan tersebut.

Tiga poin bersejarah di markas Persebaya, melanjutkan momentum kemenangan atas Persik Kediri.

Dua hasil positif di Derby Jawa Timur jadi suntikan moral yang sangat krusial bagi Madura United.

Pria yang akrab disapa RB itu menekankan bahwa tugas utamanya saat ini adalah menjaga 'api' kepercayaan diri para pemain. Sehingga motivasi tersebut tetap membara saat menghadapi Dewa United.

"Kami apresiasi kinerja seluruh anggota tim terutama pemain yang bisa menang lawan Persebaya, itu yang terus selalu kami jaga. Kami terus motivasi, harus fokus pada tujuan kita. Momentum juga lagi bagus, konfidensi juga lagi tinggi," tandas RB.

Bagi Madura United, laga kontra Dewa United bukan sekadar pertandingan biasa. Selain ujian konsistensi, laga ini akan sangat berpengaruh terhadap posisi mereka di papan klasemen.

Saat ini, Madura United kembali terjerembab di zona degradasi. Mereka terpaut satu poin dari Persis Solo yang berada di tempat aman usai mengalahkan Bhayangkara FC, sore (22/4) kemarin. (Arjuna Pratama)