BambangBambang Pamungkas resmi diumumkan sebagai Direktur Olahraga Persija Jakarta pada Kamis (11/9). (Media Persija)

Menurut Irlan, musim ini harusnya menjadi tahun terakhir bagi manajemen klub. Setelah musim berakhir, para petinggi klub, mulai dari Presiden Persija, Mohamad Prapanca, Direktur Olahraga, Bambang Pamungkas, hingga manajer, Ardhi Tjahjoko, harus angkat kaki.

"Presiden klub, Prapanca, saya rasa sudah cukup tahun ini dan dia harus mundur. Bambang Pamungkas, mohon maaf Bepe, posisi mas Bambang juga saya lihat di sini tidak tahu sebagai apa dan saya rasa juga gagal. Dia harus mundur," tutur Irlan.

"Pak Ardhi, saya rasa juga harus mundur, karena saya melihat dia kan seorang kesatria, meskipun beliau dari TNI. Bukan seorang petarung, pejuang, dan prajurit yang bisa mengorkestra taruna dan prajuritnya di lapangan," tegasnya.

Dia menyoroti bagaimana pada pertandingan terakhir kontra Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5), tak ada satu pun sosok manajemen Persija yang mendatangi The Jakmania usai kekalahan 1-2 itu.

"Yang mendatangi hanya mas Bepe. Saya berterima kasih kepada mas Bepe karena sudah mendengarkan masukan, kritikan, dan bahkan cacian anak-anak," kata Irlan.

"Jadi, saya harap ini terakhir untuk mas Bepe, mas Panca, pak Ardhi, cukup tahun ini. Rombak total manajemen Persija," ucap Irlan.

Rombak Skuad Persija