Selebrasi ikonik Thierry Henry

Salah satu gol terindah dalam sejarah Derby London Utara diciptakan Thierry Henry pada 16 November 2002.

Arsenal yang menjamu Tottenham di Highbury tampil dominan dan membuka keunggulan saat laga baru berjalan 14 menit.

Sebuah aksi solo run Henry dari tengah lapangan memporak-porandakan pertahanan Tottenham, diiakhirinya dengan mengarahkan bola ke pojok tiang jauh yang menjadi ciri khasnya.

Tak sampai di situ, Henry merayakan gol tersebut dengan tak biasa.

Ia berlari menuju arah tribun yang ditempati suporter Tottenham lalu meluncur di tanah dengan lututnya.

Saking ikoniknya momen tersebut, Arsenal mengabadikan selebrasi Henry menjadi sebuah patung di depan Emirates Stadium.

2. Misteri Perseteruan Bendtner dan Adebayor

Emmanuel Adebayor dan Nicklas Bendtner

Duel Tottenham kontra Arsenal pada semifinal Piala Liga 2007-2008 menyisakan misteri.

Dua penyerang The Gunners, Emmanuel Adebayor dan Nicklas Bendtner terlibat perseteruan di dalam lapangan.

Dalam pertandingan tersebut, Arsenal dipecundangi Tottenham dengan skor mencolok 1-5, tim asuhan Arsene Wenger tampak dilanda frustrasi.

Adebayor dan Bendtner tampaknya tidak bisa mengontrol emosinya dan beradu mulut di menit-menit akhir.

Para pemain lain kemudian memisahkan keduanya, namun hidung Bendtner terlihat mengeluarkan darah.

Sampai saat ini masih menjadi misteri apa yang membuat hidung Bendtner.

Para pemain Arsenal lain tidak tahu atau memilih tutup mulut terkait insiden tersebut.

Sejumlah spekulasi kemudian mencuat, Adebayor dituding memukul atau menanduk Bendtner yang sayangnya tidak tertangkap kamera.

3. Drama Sembilan Gol di White Hart Lane

Tottenham vs Arsenal 2004

Salah satu Derby London Utara terseru terjadi pada 13 November 2004 di White Hart Lane.

Tottenham mampu unggul lebih dulu lewat gol Noureddine Naybet pada menit ke-36, namun Henry kemudian membuat kedudukan seimbang pada masa injury time babak pertama.

Drama sesungguhnya terjadi di babak kedua.

Arsenal seperti akan memenangi pertandingan setelah mencetak dua gol dalam tempo lima menit melalui penalti Lauren dan Patrick Vieira.

Jermain Defoe kemudian membangkitkan semangat pemain Tottenham lewat gol spektakulernya satu menit kemudian.

Sayang, Arsenal kembali menjauh pada menit ke-69 lewat gol Fredrik Ljungberg.

Tottenham kembali memperkecil kedudukan empat menit kemudian melalui gol Ledley King, namun Robert Pires kembali membawa Arsenal menjauh pada menit ke-80.

Asa Tottenham untuk bangkit kembali dinyalakan Frederic Kanoute dua menit jelang waktu normal berakhir. Sayangnya tidak ada gol tambahan lagi yang tercipta di sisa pertandingan, skor akhir 4-5.

4. Gol Spektakuler David Bentley

David Bentley

Salah satu gol indah pemain Tottenham Hotspur di Derby London Utara yang paling dikenang tentu sepakan jarak jauh David Bentley pada 29 Oktober 2008.

Bertandang ke Emirates Stadium, Tottenham mampu mengejutkan Arsenal lewat gol cepat pada menit ke-13.

Bentley yang mendapat bola di hampir setengah lapangan secara mengejutkan langsung melakukan tembakan ke arah gawang.

Bentley tampak melihat posisi Manuel Almunia yang terlalu maju.

Ia kemudian melepaskan tembakan melambung yang menembus jala gawang Arsenal.

5. Walcott Ejek Suporter Tottenham

Theo Walcott dikenal sebagai pemain yang kalem, namun dia pernah membuat marah suporter Tottenham di Derby London Utara 2014.

Walcott mengalami cedera parah sehingga harus ditandu keluar lapangan.

Saat ditandu keluar Walcott mendapatkan ejekan dari suporter Tottenham yang berdiri di tribun pinggir lapangan.

Walcott membalas perlakuan tersebut dengan memberikan gestur dua jari karena saat itu Arsenal tengah memimpin dengan skor 2-0.