
Cape Verde atau Tanjung Verde mencatat sejarah untuk pertama kalinya berkesempatan bermain di Piala Dunia setelah memenangkan Grup D kualifikasi Piala Dunia zona Afrika.
Tanjung Verde lolos setelah mencatat tujuh kemenangan, dua imbang, dan hanya sekali kalah.
Dengan populasi hanya 525.000 jiwa, Tanjung Verde adalah negara terkecil ketiga berdasarkan populasi yang lolos ke Piala Dunia, setelah Islandia pada 2018 dan Curacao yang juga melakukan debut pada 2026.
Tim berjuluk Blue Sharks ini pernah mencapai perempat final Piala Afrika 2013 dan 2023, jadi mereka sudah tidak asing lagi dengan kompetisi besar.
Tanjung Verde tergabung dalam Grup H dan akan menghadapi Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.

Dengan populasi hanya 156.000 jiwa, Curacao menjadi negara terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia.
Curacao melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah mendominasi Grup B pada putaran ketiga kualifikasi Concacaf.
Mayoritas pemain Curacao lahir di Belanda dan mereka lolos ke Piala Dunia 2026 berkat bimbingan pelatih legendaris Belanda, Dick Advocaat.
Sayangnya, pada Februari lalu Advocaat memutuskan mundur sebagai pelatih Curacao dan posisinya digantikan pelatih Belanda lainnya, Fred Rutten.
Pada Piala Dunia 2026, Curacao akan menghadapi tantangan berat di Grup E saat melawan Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading.

Yordania adalah negara Arab di tepi timur Sungai Yordania, berbatasan dengan lima negara, Suriah, Irak, Arab Saudi, Israel, dan Tepi Barat Palestina.
Tim berjuluk The Chivalrous Ones ini lolos ke Piala Dunia pada Juni 2025 dengan kemenangan tandang 3-0 atas Oman yang memastikan mereka akan finis di posisi kedua Grup B Asia di belakang Korea Selatan.
Yordania tergabung dalam Grup J di Piala Dunia dan akan menghadapi Austria, Aljazair, dan Argentina.
Meski tampak seperti ujian berat, Yordania memiliki beberapa pemain berbakat yang siap unjuk gigi seperti Mousa Al-Tamari dan Yazan Al-Arab, Yazan Al Naimat, dan Ali Olwan.

Serupa dengan Yordania, perjalanan Uzbekistan menuju panggung besar dimulai pada putaran kedua kualifikasi Asia.
Setelah diambil alih Fabio Cannavaro, Uzbekistan langsung menunjukan kemampuan yang membawa mereka finis runner-up di Grup E di bawah Iran.
Posisi runner-up itu memastikan Uzbekistan melangkah ke putaran ketiga, di mana mereka kembali bertemu Iran.
Abdukodir Khusanov dan kawan-kawan akhirnya mengamankan posisi kedua Grup A sekaligus mengukir tiket bersejarah menuju Piala Dunia.
Uzbekistan menjadi negara Asia Tengah pertama yang lolos ke Piala Dunia.
Pada Piala Dunia 2026, Uzbekistan berada di Grup K bersama Portugal, Kolombia, dan Kongo.
Penulis: Ariel Zaki Darmawan