Salah satu hal yang mungkin terjadi perubahan di starting eleven Persis Solo adalah sektor bek kiri. Milomir Seslija memiliki sosok Alfath Fathier yang cukup spesial.
Alfath yang moncer saat PON 2016 menjadi bagian tim Milo di Persiba Balikpapan pada 2017 lalu. Alfath langsung dimainkan dalam 27 pertandingan meski baru pertama kali main di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kesuksesan itu membuat Milo membawa Alfath ke Madura United pada Liga 1 2018. Di tengah persaingan super ketat di sektor full back, Alfath masih kebagian bermain dalam 16 pertandingan.
Ada kemungkinan Alfath akan dikembalikan ke posisi full back, sama seperti ketika jadi anak asuhnya di Persiba Balikpapan dan Madura United. Alfath bisa bermain sebagai bek kiri maupun bek kanan.
Milo punya dua uji coba melawan PSS Sleman dan Arema FC untuk melihat level Alfath Fathier. Sumber BolaSkor di internal Persis Solo menyebut Alfath berpotensi besar dikembalikan dari posisi gelandang sayap kiri ke posisi bek kiri.
"Selama ini Alfath lebih sering dimainkan sebagai penyerang kiri, padahal dia punya kemampuan bagus di klub-klub sebelumnya sebagai seorang full back," ucap sumber tersebut.
Perbaikan posisi itu bisa mengangkat prestasi Alfath Fathier lagi. Pada musim ini, Alfath baru main lima kali karena sempat mengalami cedera parah.
4. Tak Merantau Lagi