Zarco Pecahkan Rekor Top Speed, Bulu Kuduk Rossi Langsung Berdiri
BolaSkor.com - Pembalap Petronas Yamaha, Valentino Rossi, tak bisa menyembunyikan ketakutkan mengetahui fakta Johann Zarco berhasil memecahkan rekor top speed. Dengan kecepatan di atas 300 km/jam tingkat bahaya juga meningkat.
Zarco tak hanya membuat kejutan dengan merebut podium kedua pada MotoGP Qatar 2021, Senin (29/3) dini hari WIB. Rider asal Prancis itu juga mencatatkan top speed tertinggi dengan 362,4 km/jam.
“Apakah top speed setinggi itu berbahaya? Bagi saya, 330 km/jam saja sudah sangat berbahaya," ujar Rossi dikutip dari GPOne.
Baca Juga:
“Top speed 330 km/jam sampai 360 km/jam sungguh fantastis. Penggemar juga pasti menyukainya. Namun, tentu saja kecepatan setinggi itu juga berbahaya," imbuhnya.
Rossi menilai, kombinasi Zarco dengan Ducati sangat cocok. Saat di Muggello nanti, kecepatan Ducati bisa lebih gila lagi.
“Kombinasi Zarco dan Ducati mampu memecahkan rekor top speed MotoGP, tahun ini. Aerodinamika Ducati impresif dan Zarco mampu memposisikan tubuhnya sangat baik di balik fairing," ujar Rossi.
“Jika mampu mencatat top speed baru di Qatar, Ducati bisa saja memecahkan rekor lagi di Mugello," imbuhnya.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Marc Klok Cedera, Persib Pulangkan Dedi Kusnandar
Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen Rahadiyan Ingatkan Persipura Fokus Persaingan Promosi
Konsistensi Bandung bjb Tandamata Diuji JPE di Awal Putaran Kedua Proliga 2026
Persija Menang atas Persita, Mauricio Souza Sebut Fisik Pemain Lawan Sulitkan Macan Kemayoran
Diky Soemarno Sebut Kehadiran The Jakmania di Tangerang Sebagai Sebuah Sejarah
Tanpa Influencer, 26 Warriors Siap Panaskan Prime Kumite Championship 3 di Jakarta
7 Catatan Statistik Menarik Duel Leeds United vs Arsenal: The Gunners Nyaman di Elland Road
3 Pemain yang Ingin Direkrut AC Milan Jelang Penutupan Bursa Transfer Musim Dingin 2026
Jadwal AC Milan: Lawan Tampil di Kompetisi Eropa, Rossoneri Baru Bertanding pada Rabu (4/2)
Superkomputer Prediksi Juara Premier League: Peluang Arsenal Lebih dari 80 Persen