Wawancara Saktiawan Sinaga: Ingin Berprestasi di Liga 2 2018 Usai Cedera Panjang Selama Tiga Tahun

Saktiawan Sinaga merupakan mantan striker Timnas Indonesia.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 04 April 2018
Wawancara Saktiawan Sinaga: Ingin Berprestasi di Liga 2 2018 Usai Cedera Panjang Selama Tiga Tahun
Saktiawan Sinaga (kiri). (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liga 2 2018 akan menarik dengan kembalinya Saktiawan Sinaga. Pemain berusia 36 tahun itu memutuskan kembali ke lapangan hijau sebagai pemain setelah tiga tahun menepi.

Tentu bukan hal mudah untuk langsung on fire lagi. Tim pelatih Blitar United menyebut Saktiawan akan sangat menarik berlaga di Liga 2, meski kondisinya mungkin baru mencapai 70 persen.

Sakti menepi dari lapangan hijau mulai Juni 2015 lalu. Otot tendonnya putus setelah bermain tarkam dalam ajang bertajuk Kapolres Cup I di Belawan, Medan. Sejak itu dia sempat menjadi wakil manajer PS TNI yang mengikuti Piala Jendral Sudirman 2015, lalu menjadi pelatih Medan Jaya yang mengikuti Piala Soeratin.

Sebelum cedera, Saktiawan merupakan bomber berbahaya. Dia mencatatkan sembilan caps bersama Timnas Indonesia dengan sumbangan dua gol. Bersama PSMS Medan, puluhan gol sudah diciptakan pemain berjuluk "The Dragon" ini. Pun juga saat berjaya bersama Persik Kediri.

Kini, Sakti ingin bangkit lagi. Dia merasa sudah siap untuk membimbing anak-anak muda Blitar United bertarung di Liga 2. Pemilik lisensi pelatih C AFC ini siap jadi bomber dan pembakar semangat Moh Edo Febriansyah dan kawan-kawan.

Saktiawan Sinaga (kiri). (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Berikut perbincangan BolaSkor.com dengan Saktiawan Sinaga di Stadion Manahan Solo:

Bagaimana kondisi sekarang setelah cedera panjang?

Ini musim pertama Sakti kembali bermain, setelah sebelumnya istirahat karena cedera. Sakti istirahat sekitar tiga tahun. Sekarang kondisi sudah siap untuk main lagi.

Apa yang membuat Saktiawan memilih Blitar United?

Pak Suimin (Suimin Diharja, pelatih Blitar United) memanggil Sakti ke sini untuk berbagi pengalaman dengan pemain PPLM. Kan pemain-pemain di sini rata-rata masih berusia di bawah 21 tahun. Jadi untuk memberi pengalaman, pemain-pemain seperti Sakti yang dipanggil. Karena Sakti dapat kabar waktu di Bengkulu kemarin, senioritasnya yang kurang.

Bagaimana Saktiawan melihat pemain muda Blitar United?

Tim menunjukkan perkembangan bagus. Saya rasa komunikasi masih kurang. Pengalaman juga kurang. Mereka ini kan dari PPLP, kemudian ke PPLM dan bermain secara bersama-sama. Jadi belum pernah main sendiri di klub nasional. Tapi saya lihat ada banyak pemain yang berkualitas.

Bagaimana melihat peluang di Liga 2 2018?

Pada masa persiapan, tim ini kita banyak lakukan uji coba. Hal ini cukup menguntungkan. Jam terbang pemain muda akan bertambah. Kesalahan elementer yang biasa dilakukan pemain muda sudah dibenahi pak Suimin. Saya rasa mereka akan siap saat kompetisi nanti. Saya yakin tim ini bisa bersaing.

Apakah kedatangan Saktiawan juga termasuk bagian dari tim pelatih?

Tidak, Sakti tidak masuk dalam tim pelatih. Sakti datang ke Blitar United murni sebagai pemain. Sakti diminta untuk menemani pemain-pemain muda ini. Kasih motivasi, bagi pengalaman.

Adakah rencana untuk menjadi pelatih?

Sakti sudah punya lisensi C AFC. Saya dapatkan setelah kursus kepelatihan beberapa bulan lalu. Tapi belum tahu ke depannya seperti apa. Fokus sekarang jadi pemain Blitar United dulu. Sakti ingin memberikan yang terbaik.

Terima Kasih Atas Waktunya, Foto Dulu?

Wah, paling senang aku kalau foto. Ayo Nico kita foto (Nico Malau). (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan/Solo)

Saktiawan Sinaga Liga 2 Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lainnya
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Indonesia mengirim 103 atlet dari 12 cabang olahraga ke Asian Para Games 2026 di Nagoya. Adaptasi lingkungan menjadi fokus sebelum bertanding.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Klasemen
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Persib Bandung kokoh di puncak klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 setelah menang 1-0 atas The Cong Viettel.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
AS Roma vs Real Madrid live di SCTV dan Vidio pada 15 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming Liga Champions di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Link streaming Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027 malam ini pukul 23.45 WIB. Cek jadwal pertandingan, prediksi starting XI, head to head, dan cara menonton di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027, Kamis 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Prediksi Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, jadwal, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Bagikan