Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Wawancara Eksklusif Anderson Da Silva: Brasil-Sleman dan Cinta Mati untuk PSS

Anderson Da Silva merupakan legenda pemain asing PSS Sleman.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Sabtu, 15 Desember 2018
Wawancara Eksklusif Anderson Da Silva: Brasil-Sleman dan Cinta Mati untuk PSS
Legenda PSS Sleman, Anderson Da Silva. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Anderson Da Silva menjadi salah satu pemain asing yang mendedikasikan sepertiga waktu perjalanan kariernya untuk PSS Sleman. Pemain asal Brasil ini menjadi andalan saat PSS Sleman menduduki posisi empat teratas dalam Liga Indonesia musim 2003 dan 2004.

Anderson berbaju PSS Sleman selama tujuh musim, mulai tahun 2002 hingga 2007. Selema membela tim Elang Jawa, dia bukan saja menjadi bek tangguh, melainkan sumber gol PSS Sleman.

Ada banyak kenangan yang belum dia lupakan bersama PSS Sleman. Dia mengaku tak akan bisa melupakan tim ini karena tangan kirinya sudah terukir sebuah tato bergambar kepala Elang Jawa yang dulu begitu identik dengan PSS Sleman.

Sebelas tahun setelah dia meninggalkan Sleman, rasa cintanya tak pernah luntur. Bahkan dia adalah salah satu orang paling bahagia saat PSS Sleman memastikan satu tempat di Liga 1 2019. Sayangnya, keinginannya untuk menyaksikan PSS Sleman mengangkat trofi di Bogor tak bisa terwujud karena terbentur waktu kerja di Kalimantan.

Bolaskor.com berkesempatan mewawancarai Anderson saat ada di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (13/12). Anderson bergabung dalam tim Mitra Devata Bali yang menjalani partai uji coba lawan Solo Allstar.

Baca Juga:

Pemain PSS Jadi Terbaik, Ini Daftar Distribusi Gelar

Alasan Pelatih PSS Pakai Jersey Hendika Arga di Laga Final

PSS Sleman Jadi Juara Liga 2 2018 Usai Kalahkan Semen Padang

PSS Sleman akhirnya bisa kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Apa pendapatmu sebagai orang yang lama menjabat sebagai kapten di PSS Sleman?

Aku pribadi senang banget, bangga juga pernah disana tujuh musim. Sebagai mantan pemain, kapten tim juga, aku senang banget.

Kalau lihat perjalanan PSS Sleman sekarang ini, apakah layak promosi ke Liga 1?

Aku lihat sudah saatnya PSS ikut liga paling tinggi di Indonesia. Sudah siap semua. Wajar kalau mereka promosi. Tim bagus, stadion bagus, kotanya luar biasa dan suporternya. Aku tidak bilang suporter lain tidak bagus, cuma di Indonesia suporter PSS Sleman nomor satu.

Apakah kemarin juga nonton saat final PSS Sleman di Bogor?

Aku tidak bisa nonton final karena ada kegiatan, aku kerja di Kalimantan. Tapi kemarin sebelum ke Solo, aku ke Sleman dulu bertemu sama suporter, pengurus. Pokoknya senang banget, nggak ada kata-kata lagi. Memang sudah saatnya PSS naik

Apa yang masih berkesan sampai sekarang saat dulu membela PSS Sleman?

Wah, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Banyak sekali kenangannya. Bagaimana mungkin bisa lupa, ada tato ini (kepala Elang di tangan kiri). Itu rumahku, kampungku. Kampungku ada dua, Brasil dan Sleman.

Setelah pensiun sebagai pemain, apakah masih berkecimpung di dunia sepak bola?

Sekarang ada kegiatan yang aku lakukan di Kalimantan. Ada kerjaan di sana. Tapi namanya bekas pemain bola, kita tidak bisa jauh dari sepak bola. Alhamdulillah sekarang main sama keluarga dari Bali. Mereka bukan teman, tapi sudah seperti keluarga saya. Saya pernah tinggal di Bali selama lima tahun. Ketika tim ini panggil, aku pasti datang.

Adakah rencana untuk kembali ke profesional sebagai pelatih?

Kembali ke sepak bola, sekarang belum. Aku masih nunggu ambil kursus lisensi C. Sambil nunggu itu, sekarang masih masih main bola sambil jaga kondisi. Aku sudah niat ketika berhenti main bola umur 40 tahun, aku nggak mau gemuk. Makanya selalu jaga kondisi, main bola seperti sekarang. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan/Solo)

PSS Sleman Liga 1 Liga 1 2019 Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Chelsea vs AC Milan: Bentrok Dua Raksasa Eropa di Jakarta
Prediksi Chelsea vs AC Milan di Stadion Utama GBK Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2026. Simak statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Chelsea vs AC Milan: Bentrok Dua Raksasa Eropa di Jakarta
Spanyol
Kejutan, Liverpool Rekrut Ronald Araujo dari Barcelona
Liverpool dikabarkan mencapai kesepakatan meminjam Ronald Araujo dari Barcelona. Simak detail transfer, opsi pembelian, dan dampaknya bagi The Reds.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kejutan, Liverpool Rekrut Ronald Araujo dari Barcelona
Liga Indonesia
Garudayaksa FC Sinergi dengan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Bentuk Calon Bintang Masa Depan Timnas Indonesia
Bentuk calon bintang masa depan Timnas Indonesia lewat festival Grassroot.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 08 Agustus 2026
Garudayaksa FC Sinergi dengan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Bentuk Calon Bintang Masa Depan Timnas Indonesia
Liga Indonesia
Erick Thohir Senang Chelsea hingga AC Milan Main di Indonesia, Bukti Industri Sepak Bola Kian Dipercaya
Erick Thohir menyebut Indonesia semakin dipercaya menjadi tuan rumah laga pramusim klub-klub dunia seperti Chelsea, AC Milan, Aston Villa, dan Brisbane Roar. Erick Optimistis industri sepak bola nasional akan terus berkembang.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Erick Thohir Senang Chelsea hingga AC Milan Main di Indonesia, Bukti Industri Sepak Bola Kian Dipercaya
Timnas
Reaksi Erick Thohir Setelah Timnas Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala AFF 2026
Erick Thohir buka suara usai Timnas Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026. PSSI memastikan akan melakukan evaluasi demi menghadapi turnamen berikutnya.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Reaksi Erick Thohir Setelah Timnas Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala AFF 2026
Timnas
4 Fakta Menarik Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
Simak 4 fakta menarik setelah Timnas Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 usai ditahan imbang Singapura, termasuk rekor tanpa gelar dan catatan fase grup.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
4 Fakta Menarik Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Bawah Vietnam dan Singapura
Timnas Indonesia finis di peringkat 3 klasemen akhir Grup A Piala AFF 2026 usai bermain imbang melawan Singapura dan gagal lolos ke semifinal.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Bawah Vietnam dan Singapura
Hasil akhir
Hasil Piala AFF 2026: Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Back-to-back Gagal ke Semifinal
Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 usai bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Ragnar Oratmangoen mencetak gol, tetapi Ilhan Fandi menyamakan kedudukan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Hasil Piala AFF 2026: Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Back-to-back Gagal ke Semifinal
Timnas
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Susunan pemain Singapura vs Timnas Indonesia resmi diumumkan. Cahya Supriadi jadi starter, sementara Mitchell Baker kembali diandalkan John Herdman.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Timnas
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
India dikabarkan mempertimbangkan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia demi laga uji coba melawan Brasil. AIFF menuai kritik dari Bhaichung Bhutia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
Bagikan