Wacana Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Kapten PSIS: Kurang Gereget
BolaSkor.com – Rencana penghapusan degradasi di Liga 1 2021 ditanggapi oleh striker sekaligus kapten PSIS Semarang, Harinur Yulianto. Menurut pemilik nomor punggung 22 ini, regulasi tanpa degradasi diyakini suasana kompetisi kasta tertinggi Indonesia akan menjadi kurang hidup dan tidak ada gregetnya.
Wacana penghapusan sistem degradasi tersebut kembali mencuat, dan menjadi salah satu poin penting pembahasan rapat anggota komite eksekutif (Exco) PSSI yang berlangsung pada 3 Mei lalu. Mayoritas klub Liga 1 2021 meminta penghapusan degradasi. Namun, keputusan Liga 1 2021 dengan degradasi atau tidak diputuskan pada Kongres Tahunan PSSI, 29 Mei mendatang.
Baca Juga:
Pratama Arhan Merasa Posisinya di Timnas Indonesia Belum Aman
Membela Selama 7 Musim, Bek Senior Safrudin Tahar Resmi Dilepas PSIS
‘’Mungkin kalau saya secara pribadi wacana ini dikhawatirkan membuat kompetisi kurang gereget. Sebab target kompetisi hanya mengejar gelar juara," kata Hari Nur Yulianto.
Sebenarnya wacana tanpa degradasi itu sempat akan diterapkan pada Kompetisi Liga 1 Oktober 2020. Namun tidak jadi digelar kembali karena pandemi COVID-19.
Pemain yang akrab dipanggil Mukri ini mengakui dengan adanya degradasi dan target juara menjadikan kompetisi menjadi seru dan menarik. Apalagi Mukri dan PSIS memiliki kenangan tak terlupakan memperjuangkan klub kebanggan masyarakat Kota Semarang lolos dari ancaman degradasi pada Liga 1 musim 2018 dan 2019.
"Kebijakan ada di federasi. Sebagai pemain kami hanya bisa mengikuti aturan yang ada. Ya, yang terbaik saja untuk kompetisi sepak bola kita," tutup Mukri. (Laporan Kontributor Ahmad Rizal/Semarang)
Tengku Sufiyanto
17.969
Berita Terkait
Hasil Premier League: Arsenal dan Chelsea Menang, Aston Villa Tertahan
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Bali United, Borneo FC Tempel Persib
Bojan Hodak Nilai Seharusnya Persib Bisa Cetak Lebihdari Dua Gol Lawan Malut United
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas
Resmi Perpanjang Kontrak, Fermin Lopez Wujudkan Impian Masa Kecil
Gara-gara Izin Kerja, Maarten Paes Batal Debut bersama Ajax Pekan Ini