Valentino Rossi dan Dua Sisi Mata Uang
BolaSkor.com - Valentino Rossi tak terlalu menyesali nasibnya yang harus berpindah ke tim satelit. The Doctor justru memandangnya seperti dua sisi mata uang.
Rossi bakal membalap bersama Petronas Yamaha pada MotoGP 2021. Juara dunia sembilan kali itu kehilangan posisinya di tim pabrikan yang diambil alih Fabio Quartararo.
Alih-alih kecewa, Rossi justru lega. Kini, The Doctor hanya tinggal membalap, tanpa perlu memikirkan pengembangan motor.
“Menurut saya, ada keuntungan berada di tim pabrikan. Misalnya, ada lebih banyak orang yang bekerja terhadap sepeda motor. Tenaga kerja jumlahnya lebih banyak,” ujar Rossi dikutip dari Speedweek.
Baca Juga:
Alex Marquez Tak Sabar Pamer Motor Anyar di MotoGP Indonesia
“Di tim satelit, Anda hanya fokus pada kinerja selama akhir pekan. Dan kami telah melihat bahwa tim satelit tampaknya bekerja lebih baik daripada tim pabrikan belakangan ini,” imbuhnya.
Pada MotoGP 2020, Petronas Yamaha justru mendapat hasil yang lebih baik dari tim pabrikannya. Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli masing-masing mengemas tiga podium tertinggi.
Adapun Rossi justru terpuruk dengan motor pabrikannya. The Doctor hanya finis di posisi 15 klasemen akhir dengan raihan satu kali podium.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Persija Dikalahkan Persib, The Jakmania Tuntut Manajemen Evaluasi Pemain
Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan