Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Unjuk Rasa di Old Trafford, Puncak Rasa Frustrasi Suporter kepada Glazer

Rasa frustrasi suporter Manchester United memuncak selama 16 tahun bersabar dengan Glazer.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 03 Mei 2021
Unjuk Rasa di Old Trafford, Puncak Rasa Frustrasi Suporter kepada Glazer
Protes dari fans Manchester United (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Unjuk rasa besar sebagai bentuk protes kepada Keluarga Glazer dilakukan suporter Manchester United pada Minggu (02/05) malam WIB, tepat sebelum pekan 34 Premier League di laga bersejarah melawan Liverpool.

Suporter seolah tahu bahwa aksi demonstrasi itu akan menyita perhatian dunia, terlebih dengan adanya North West Derby di antara dua rival abadi sepak bola di Inggris. Unjuk rasa besar ketiga terjadi dan belum tentu menjadi puncak darinya.

"Kami (fans) memutuskan kapan Anda (MU) akan bermain," begitulah nyanyian fans di depan Old Trafford sembari menyalakan flare, menuntut mundur Glazer dan memblokir jalan masuk stadion.

Baca Juga:

Sambil Kecam Aksi Suporter, Premier League Pastikan Manchester United Vs Liverpool Ditunda

Breaking News, Suporter Manchester United Rusuh di Old Trafford Jelang Kontra Liverpool

Asal-usul Sebutan North West Derby pada Duel MU Vs Liverpool

Aksi suporter MU di Old Trafford

Dua demonstrasi sebelumnya sudah terjadi di Old Trafford yang dilanjutkan dengan menerobos pusat latihan Man United. Pada aksi suporter ketiga fans benar-benar membentuk lautan manusia, memaksa laga ditunda, dan semua berkumpul untuk satu alasan: menggulingkan rezim Glazer.

Penulis BBC Sport, Simon Stone menggambarkan aksi suporter di Old Trafford sebagian besar diikuti pemuda pada usia relatif 20 tahunan, tetapi ada juga pria dan wanita dewasa pada usia 50 atau 60 tahunan.

Mereka mengenakan syal berwarna hijau-emas, warna jersey pertama United ketika masih dengan nama lama Newton Heath pada 1878, tetapi juga jadi simbol protes anti Glazer pada 2010.

"Ini adalah peringatan bagi pemilik klub sepak bola bahwa pada akhirnya mereka (suporter) tidak akan menerima apa yang telah mereka lakukan dalam beberapa minggu terakhir," tutur legenda United, Gary Neville.

Kemarahan yang Memuncak

Liga Super Eropa yang dibentuk 12 klub (termasuk MU) memicu amarah fans. Sebagian besar klub mengundurkan diri dari liga yang kontroversial itu, tetapi 'kerusakan' sudah terjadi dan seperti halnya fans lain suporter MU juga marah.

Bedanya fans MU sudah tak heran lagi dengan sikap yang diambil Glazer, sebab mereka sudah tahu betapa buruknya Glazer dalam mengelola klub. Ed Woodward mundur dari jabatan sebagai CEO MU setelah 16 tahun bekerja, fans ingin itu juga terjadi kepada Glazer.

Dari sisi pemasukan komersil Glazer memberikan peningkatan signifikan. Mengetahui betapa besar dan populernya United di dunia, mereka memanfaatkannya dengan penjualan regional di seluruh dunia.

Sir Alex Ferguson bersama Keluarga Glazer

Selain menggandeng sponsor ternama dengan kontrak besar seperti Adidas, Chevrolet, mereka juga memiliki partner telecom di Amerika dan Kanada serta di Afrika dan China. Wajar jika Glazer mengambil beberapa persen keuntungan darinya.

Kemampuan Man United merekrut pemain juga cukup besar plus pengembangan akademi, bahkan Sir Alex Ferguson pernah mendukung Keluarga Glazer yang dinilainya selalu mendukungnya di bursa transfer pemain, tidak pernah dikritik.

Meski begitu fans Man United sadar apabila dalam 16 tahun terakhir Keluarga Glazer merupakan sosok yang hanya mementingkan uang, tak punya kecintaan kepada klub yang sudah berusia 149 tahun.

Suporter ingin Glazer pergi dari MU

Hutang United menumpuk, prestasi minim, pembelian pemain dalam beberapa musim terakhir tidak efektif, dan United sudah puasa gelar titel liga sejak 2013. Aksi demo itu sendiri sudah berlangsung sejak 2010 kala MU menurun dengan Ferguson sebagai manajer mereka.

Kini segala emosi dan rasa frustrasi fans MU sudah mencapai klimaks. Demonstrasi bisa saja terus terjadi selama Glazer tak mundur dan situasi saat ini tidak ideal untuk semua pihak, khususnya tim yang masih bertarung di Premier League dan Liga Europa.

Breaking News Manchester United Premier League Keluarga glazer

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
Starting XI Argentina saat Terakhir Hadapi Inggris di Piala Dunia dan Nasibnya Sekarang
Menjelang semifinal Piala Dunia 2026, simak kembali starting XI Argentina saat menghadapi Inggris di Piala Dunia 2002. Ketahui nasib Pablo Cavallero, Mauricio Pochettino, Walter Samuel, Javier Zanetti, Diego Simeone, Gabriel Batistuta, hingga Juan Sebastian Veron saat ini.
Johan Kristiandi - Minggu, 12 Juli 2026
Starting XI Argentina saat Terakhir Hadapi Inggris di Piala Dunia dan Nasibnya Sekarang
Piala Dunia
Inggris vs Argentina, Rivalitas Panas Sarat Sejarah
Inggris dan Argentina akan kembali berhadapan dalam salah satu rivalitas terbesar sepak bola dunia saat bentrok di semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Inggris vs Argentina, Rivalitas Panas Sarat Sejarah
Ragam
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026: Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol
Profil empat tim yang akan tampil pada semifinal Piala Dunia 2026, Inggris, Argentina, Prancis, dan Spanyol. Masing-masing tim memiliki kekuatan dan karakter berbeda.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026: Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol
Piala Dunia
Sejarah! Untuk Pertama Kalinya Semifinal Piala Dunia Dihuni 4 Tim Teratas Ranking FIFA
Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina menjadi empat negara yang akan bersaing memperebutkan tempat di final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Sejarah! Untuk Pertama Kalinya Semifinal Piala Dunia Dihuni 4 Tim Teratas Ranking FIFA
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Menjelang Semifinal: Prancis Terdepan, Argentina Tipis Harapan
Superkomputer Opta merilis prediksi terbaru juara Piala Dunia 2026 setelah babak perempat final. Prancis menjadi favorit mengungguli Spanyol, Inggris, dan Argentina. Simak persentase peluang juara serta jadwal semifinal selengkapnya.
Johan Kristiandi - Minggu, 12 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Menjelang Semifinal: Prancis Terdepan, Argentina Tipis Harapan
Ragam
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Sebelum bentrok di semifinal Piala Dunia 2026, Prancis dan Spanyol sudah enam kali berhadapan di turnamen besar (Piala Dunia dan Euro). Berikut uraiannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Piala Dunia
Tuchel Kritik Inggris Meski Lolos Semifinal, Bellingham Beri Respons Menohok
Jude Bellingham memberikan respons tegas saat dimintai tanggapan mengenai kritik Thomas Tuchel.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Tuchel Kritik Inggris Meski Lolos Semifinal, Bellingham Beri Respons Menohok
Piala Dunia
Kontroversi Spidercam di Perempat Final, FIFA Tolak Protes Norwegia
Kubu Norwegia menilai gol penyeimbang Inggris yang dicetak Jude Bellingham seharusnya tidak disahkan karena diduga diawali oleh bola yang menyentuh kabel spidercam di atas lapangan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Kontroversi Spidercam di Perempat Final, FIFA Tolak Protes Norwegia
Piala Dunia
Lionel Messi Ukir Sejarah Lagi, Jadi Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa
Lionel Messi resmi menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Lionel Messi Ukir Sejarah Lagi, Jadi Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa
Piala Dunia
Rating Pemain Argentina vs Swiss: Lionel Messi Kembali Jadi Nyawa Albiceleste
Rating pemain Argentina vs Swiss menempatkan Lionel Messi sebagai pemain dengan nilai tertinggi. Simak rapor lengkap seluruh pemain di laga Argentina melawan Swiss.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Rating Pemain Argentina vs Swiss: Lionel Messi Kembali Jadi Nyawa Albiceleste
Bagikan