Ungkapan Hati Pep Guardiola Usai Gelar Juara Manchester City Nyaris Melayang
BolaSkor.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui pertandingan penentuan gelar juara Premier League musim ini melawan Aston Villa sangat menegangkan. The Citizens nyaris kehilangan posisi sebagai pemuncak klasemen setelah sempat tertinggal 2-0.
Manchester City dan Liverpool berjuang hingga akhir untuk menentukan tim mana yang menjadi juara Premier League musim ini. Sebab, hingga pekan ke-37 kedua tim hanya terpaut satu poin.
Pada laga pamungkas, Manchester City kedatangan Aston Villa. Sementara itu, Liverpool bersua Wolverhampton Wanderers.
Man City yang unggul poin dan bermain di kandang justru tampil gugup. The Citizes sempat tertinggal 2-0. Beruntung, Man City bangkit dan mendulang tiga gol melalui Ilkay Gundogan (76', 81') dan Rodri (78').
Baca Juga:
Mo Salah Kalah dari De Bruyne dalam Perebutan Pemain Terbaik Premier League
"Ini adalah atmosfer terbaik yang pernah saya rasakan sejak datang ke sini. Besok, kami bisa merasakan bersama di jalan-jalan kota Manchester dengan meminum bir. Jangan khawatir, saya juga akan membawa cerutu," jelas Guardiola seperti dilaporkan laman resmi Manchester City.
Pep Guardiola tidak ketinggalan memberikan sanjungan atas perjuangan anak asuhnya. Ia menyoroti dampak yang diberikan para pemain pengganti ketika dari tertinggal 2-0 menjadi comeback 3-2.
"Raheem Sterling melakukan aksi yang luar biasa. Gundogan adalah pelari terbaik pada posisi yang kami miliki," papar pelatih asal Spanyol itu.
"Joao benar-benar bagus. Tetapi Oleks juga membuat dampak nyata dalam 30 menit terakhir. Kevin dan Gundo juga sangat terasa. Gabriel bertarung dengan dua bek tengah dan tidak kalah bahkan dalam satu detik."
"Semua orang di dalam tim telah berjuang. Jika tidak, kami tak bisa mencapainya. Para pemain ini telah menjadi legenda."
Pep Guardiola merasa, apa yang dicapai Manchester City musim ini sangat sulit. Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi kepada perjuangan para pemain.
"Orang-orang harus mengakuinya. Apa yang kami capai sangat sulit. Tahun ini kami menang dengan selisih satu poin dan itu sulit," ulasnya.
"Kami merasakan tekanan dalam sepekan. Para pemain memang berlatih dengan baik, tetapi kami bisa merasakannya. Kami tahun Liverpool akan menang melawan Wolves. Sementara itu, Aston Villa punya pemain yang luar biasa dan ini sangat sulit untuk dimainkan."
Johan Kristiandi
18.147
Berita Terkait
Nasib Xabi Alonso Andai Real Madrid Kalah Lawan Barcelona di Final Piala Super Spanyol
Prediksi Persib Bandung vs Persija Jakarta 11 Januari 2026, Merebutkan Takhta Juara Paruh Musim
Prediksi dan Statistik Inter Milan vs Napoli: Panas di Papan Atas
Prediksi dan Statistik Fiorentina vs AC Milan: Rossoneri Rawan Tergelincir
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Barcelona: Kental Aroma Balas Dendam
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak