Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ungkapan Dokter Persib saat Selamatkan Pemain Persiraja Ramadhan

Tim medis Persib Bandung melakukan aksi penyelamatan kepada pemain Persiraja yakni Ramadhan.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Sabtu, 27 November 2021
Ungkapan Dokter Persib saat Selamatkan Pemain Persiraja Ramadhan
Mochamad Rafi Ghani. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tim medis Persib Bandung menjadi perbincangan para pencinta sepak bola Tanah Air. Itu terjadi saat berhadapan dengan Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Liga 1 2021/2022, Rabu (24/11).

Banyak pujian membanjiri tim medis Persib tersebut. Pasalnya, mereka melakukan aksi penyelamatan kepada pemain Persiraja yakni Ramadhan usai tidak sadarkan diri akibat terkena hantaman bola yang tepat mengenai bagian perutnya.

Aksi tersebut membuahkan hasil, Ramadhan yang sempat terkapar dan tidak sadarkan diri cukup lama akhirnya membaik hingga kesadarannya kembali sebelum akhirnya diboyong menggunakan ambulance menuju Rumah Sakit.

Dokter Persib, Mochamad Rafi Ghani mengatakan aksi tersebut adalah bentuk spontanitas. Sebab saat itu, Ramadhan sudah terlihat tidak bergerak.

"Jadi, saya spontanitas saja, sama-sama membantu meski di sana memang sudah ada tim medis dari Persiraja," ungkap Mochamad Rafi Ghani saat dihubungi, Jumat (26/11).

Baca Juga:

Arema FC Tanpa 6 Pemain Andalan Hadapi Persib Bandung

Pelatih Persib Berharap Dua Striker Asing Tak Melempem di Bigmatch

Sesuai dengan dugaannya, pemilik nomor punggung 25 itu tidak sadarkan diri atau pingsan. Namun, Rafi Ghani merasa sedikit lega lantaran detak nadinya masih berdetak.

"Setelah itu saya coba observasi dan saya siap-siap melakukan resusitasi jantung, paru, pompa. Takutnya kan jantungnya berhenti, jadi saya sudah bersiap melakukan resusitasi. Dan setelah saya datangani keadaan nadinya masih berdetak, kemudian saya kasih rangsang nyeri supaya kesadarannya kembali. Alhamdulillah dalam beberapa saat kesadarannya membaik," katanya.

Meski demikian, Rafi Ghani tetap memberikan perlindungan di bagian lehernya sebelum dilarikan ke Rumah Sakit. Tujuannya agar kondisi Ramadhan benar-benar aman.

Rafi Ghani tak menyalahkan penanganan yang dilakukan tim medis Persiraja dengan mengangkat bagian perut Ramadhan saat terkapar di lapangan. Namun, dia berkeinginan untuk membantu agar kondisi Ramadhan cepat pulih.

"Saya juga itu spontanitas saja, waktu melihat perut pemain itu diangkat oleh tim medis Persiraja, atletnya kelihatan tidak bergerak, jadi saya spontan saja lari untuk membantu. Alhamdulillah, dapat kabar terakhir keadaannya membaik. Dan setelah di observasi di Rumah Sakit juga saya dapat kabar juga katanya tidak ada hal yang membahayakan," katanya.

Rafi Ghani mengaku awalnya khawatir bahwa Ramadhan mengalami pendarahan di rongga perut. Namun, setelah dilakukan observasi, kekhawatiran itu tidak terbukti.

"Kita tahu itu bola kena ulu hati si pemain, dan di situ kita tahu ada bagian pernapasan, paru-paru dan diafragma, mungkin ada trauma di bagian itu dan untuk beberapa saat pemain tidak bisa bernapas dan akhirnya kesadarannya menurun," tuturnya.

Rafi Ghani mengatakan penanganan seperti ini bukan kali pertama terjadi. Bahkan pernah terjadi pada para pemainnya seperti I Made Wirawan maupun Jendri Pitoy.

"Terus tahun 2018 saya juga pernah jadi dokter pendamping untuk jamaah haji, sempat ada jamaah yang kena serangan jantung. Alhamdulillah, saya lakukan resusitasi dan Alhamdulillah selamat,"

"Jadi intinya, ketika menghadapi situasi seperti ini yang paling penting tidak panik, harus observasi apa yang harus kita lakukan. Kalau kita lihat nadinya lemah, harus langsung dilakukan resusitasi," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Persib Bandung Persiraja banda aceh Liga 1 Breaking News

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Terungkap! Ini Alasan Luka Menalo Tinggalkan Eropa demi Gabung Persib
Luka Menalo mengungkap alasan meninggalkan Eropa untuk bergabung dengan Persib Bandung. Winger Timnas Bosnia-Herzegovina itu juga memuji Bobotoh, atmosfer GBLA, hingga cuaca di Bandung.
Johan Kristiandi - Minggu, 12 Juli 2026
Terungkap! Ini Alasan Luka Menalo Tinggalkan Eropa demi Gabung Persib
Timnas
Masuk Daftar 50 Pemain, Adam Alis Heran Tak Dipanggil ke TC Timnas Indonesia
Adam Alis mengaku heran tidak mengikuti TC Timnas Indonesia di Bali meski masuk daftar 50 pemain. Gelandang Persib itu menduga hanya disiapkan sebagai pemain cadangan untuk kebutuhan skuad.
Johan Kristiandi - Minggu, 12 Juli 2026
Masuk Daftar 50 Pemain, Adam Alis Heran Tak Dipanggil ke TC Timnas Indonesia
MotoGP
Hasil MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Terdepan, Tim Trackhouse Lengkapi Podium
Marc Marquez sukses pulang dari MotoGP Jerman 2026 dengan kemenangan sempurna di sprint race dan juga balapan utama.
BolaSkor - Minggu, 12 Juli 2026
Hasil MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Terdepan, Tim Trackhouse Lengkapi Podium
Ragam
Starting XI Argentina saat Terakhir Hadapi Inggris di Piala Dunia dan Nasibnya Sekarang
Menjelang semifinal Piala Dunia 2026, simak kembali starting XI Argentina saat menghadapi Inggris di Piala Dunia 2002. Ketahui nasib Pablo Cavallero, Mauricio Pochettino, Walter Samuel, Javier Zanetti, Diego Simeone, Gabriel Batistuta, hingga Juan Sebastian Veron saat ini.
Johan Kristiandi - Minggu, 12 Juli 2026
Starting XI Argentina saat Terakhir Hadapi Inggris di Piala Dunia dan Nasibnya Sekarang
Piala Dunia
Inggris vs Argentina, Rivalitas Panas Sarat Sejarah
Inggris dan Argentina akan kembali berhadapan dalam salah satu rivalitas terbesar sepak bola dunia saat bentrok di semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Inggris vs Argentina, Rivalitas Panas Sarat Sejarah
Ragam
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026: Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol
Profil empat tim yang akan tampil pada semifinal Piala Dunia 2026, Inggris, Argentina, Prancis, dan Spanyol. Masing-masing tim memiliki kekuatan dan karakter berbeda.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026: Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol
Piala Dunia
Sejarah! Untuk Pertama Kalinya Semifinal Piala Dunia Dihuni 4 Tim Teratas Ranking FIFA
Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina menjadi empat negara yang akan bersaing memperebutkan tempat di final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Sejarah! Untuk Pertama Kalinya Semifinal Piala Dunia Dihuni 4 Tim Teratas Ranking FIFA
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Menjelang Semifinal: Prancis Terdepan, Argentina Tipis Harapan
Superkomputer Opta merilis prediksi terbaru juara Piala Dunia 2026 setelah babak perempat final. Prancis menjadi favorit mengungguli Spanyol, Inggris, dan Argentina. Simak persentase peluang juara serta jadwal semifinal selengkapnya.
Johan Kristiandi - Minggu, 12 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Menjelang Semifinal: Prancis Terdepan, Argentina Tipis Harapan
Ragam
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Sebelum bentrok di semifinal Piala Dunia 2026, Prancis dan Spanyol sudah enam kali berhadapan di turnamen besar (Piala Dunia dan Euro). Berikut uraiannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Piala Dunia
Tuchel Kritik Inggris Meski Lolos Semifinal, Bellingham Beri Respons Menohok
Jude Bellingham memberikan respons tegas saat dimintai tanggapan mengenai kritik Thomas Tuchel.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Tuchel Kritik Inggris Meski Lolos Semifinal, Bellingham Beri Respons Menohok
Bagikan