Ubah Formasi, Solskjaer Bikin Manchester United Batal Kalahkan Liverpool?

Ole Gunnar Solskjaer memutuskan bertahan lebih dalam pada sepertiga terakhir pertandingan melawan Liverpool.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 21 Oktober 2019
Ubah Formasi, Solskjaer Bikin Manchester United Batal Kalahkan Liverpool?
Ole Gunnar Solskjaer dan Jurgen Klopp (premierleague)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Duel dua rival bertajuk North West Derby antara Manchester United dan Liverpool di Stadion Old Trafford berakhir imbang 1-1, Minggu (20/10). Liverpool selamat dari kekalahan berkat gol di periode akhir laga.

Sepanjang musim ini, meski meraih delapan kemenangan beruntun, Liverpool tidak selalu mampu menampilkan performa terbaik mereka. Akan tetapi The Reds selalu menemukan cara untuk meraih kemenangan.

Salah satu laga di mana Liverpool tampil minor namun mampu meraih tiga poin yaitu ketika menghadapi Sheffield United. Ya, dari delapan tim yang dihadapi di awal musim, tim promosi dari Sheffield yang mampu merepotkan Liverpool.

Baca Juga:

Manchester United 1-1 Liverpool: Kemenangan Beruntun The Reds Terhenti di Old Trafford

Sederet Fakta Menarik North West Derby, Liverpool Masih Kesulitan Menang di Old Trafford

Andrew Robertson dibayangi Aaron Wan-Bissaka (twitter)

Sheffield United yang diasuh Chris Wilder mendominasi permainan nyaris sepanjang laga. Akan tetapi mereka akhirnya tetap kalah 0-1 akibat kesalahan fatal yang dilakukan sang kiper Dean Henderson.

Satu hal yang bisa dilihat dari laga Sheffield kontra Liverpool adalah formasi yang digunakan Chris Wilder untuk menyaingi sang kampiun Eropa. Formasi yang terdiri dari para pemain yang notabene inferior dibandingkan lawan.

Menghadapi Liverpool, Chris Wilder mengusung formasi 3-5-2. Sistem yang dimaksudkan untuk meredam dua bek yang menjadi senjata mumpuni Liverpool dalam menyerang.

Wilder sepenuhnya menugaskan bek sayapnya melulu untuk mengawal Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson dengan cara man-to-man. Dengan meredam Trent dan Robertson, Sheffield menghilangkan salah satu ancaman dari Liverpool. Dan, rupanya manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menjadi salah satu yang memperhatikan laga ini.

Menjamu Liverpool di Old Trafford, Solskjaer menurunkan formasi 3-5-2. Dua bek sayap, Aaron Wan-Bissaka dan Ashley Young diberi tugas utama untuk meredam Trent dan Robertson. Meski memakai pola yang sama, United memang bermain berbeda dengan Sheffield, terutama dalam mengalirkan bola. Namun pada intinya United memakai pola yang sama dengan tujuan serupa.

Percaya atau tidak, taktik yang dipakai Solskjaer berjalan sesuai skenario. Beberapa kali United berhasil mematahkan serangan dari kedua sisi yang dibangun Liverpool. Tidak hanya itu, United sesekali berhasil mengancam lewat area yang acap ditinggalkan kedua bek Liverpool tersebut. Gol yang dibuat Marcus Rashford merupakan buah dari pola yang dirancang Solskjaer.

Ubah Formasi

Namun sukses Manchester United meradam serangan Liverpool tidak berlangsung lama. Semua berubah ketika Solskjaer memutuskan melakukan transformasi dari 3-5-2 menjadi 5-3-2 di sepertiga terakhir babak kedua.

Boleh jadi Solskjaer berpikir untuk membangun pertahanan dengan menumpuk pemain lebih dalam dengan formasi ini. Semua demi mempertahankan keunggulan satu gol. Ada juga yang menilai Solksjaer terpaksa melakukan ini karena makin kuatnya tekanan Liverpool.

Yang terjadi di lapangan, para pemain United, terutama di lini tengah seperti kebingungan, khususnya dalam penugasan siapa yang mengawal dua bek Liverpool, yang semula menjadi jatah Wan-Bissaka dan Young sebagai bek sayap.

Karena itulah ketika Liverpool melemparkan bola ke Robertson di sisi kiri, Wan-Bissaka ataupun Andreas Pereira sama sekali tidak bergerak menutup. Alhasil Robertson leluasa melepaskan umpan silang yang disambar Adam Lallana untuk membuat gol penyeimbang.

Jika Solskjaer tidak melakukan perubahan, boleh jadi saja Manchester United bisa memetik kemenangan pada laga tersebut. Apapun itu, laga melawan Liverpool adalah progres bagi United. Penampilan apik Marcus Rashford bisa menjadi modal bagi United ke depannya.

Manchester United Liverpool Ole gunnar Solskjaer

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Ketika "Seedorf dari Stockport" Bertemu Sang Legenda
Clarence Seedorf memuji Kobbie Mainoo dan mengakui kemiripan pola pikir mereka. Gelandang Man United itu dijuluki Seedorf dari Stockport.
Arief Hadi - Selasa, 13 Oktober 2026
Ketika
Jadwal
Cara Menonton dan Jadwal Live Streaming Atletico Madrid vs Manchester United
Atletico vs Man United tayang di SCTV dan Vidio pada Rabu (14/10) pukul 02.00 WIB. Simak jadwal dan cara menonton pertandingan.
Arief Hadi - Selasa, 13 Oktober 2026
Cara Menonton dan Jadwal Live Streaming Atletico Madrid vs Manchester United
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Atletico vs Manchester United: Misi Sulit Setan Merah
Simak prediksi skor, H2H, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Atletico Madrid vs Manchester United di Liga Champions 2026-2027.
Arief Hadi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Atletico vs Manchester United: Misi Sulit Setan Merah
Liga Champions
Manchester United Melempem, Atletico Madrid Tetap Waspada
Manchester United raih hasil kurang memuaskan jelang duel di Liga Champions. Meski demikian, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, tetap waspada.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Manchester United Melempem, Atletico Madrid Tetap Waspada
Ragam
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Michael Carrick terancam dipecat setelah start buruk Manchester United. Simak tiga kandidat penggantinya: Antonio Conte, Eddie Howe, dan Nagelsmann.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Jadwal
Jadwal Liga Champions Tengah Pekan Ini, 3 Laga Bisa Disaksikan Gratis
Simak jadwal Liga Champions 13-15 Oktober 2026, termasuk Atletico vs Man United, Roma vs Real Madrid, dan tiga laga yang bisa ditonton gratis.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Jadwal Liga Champions Tengah Pekan Ini, 3 Laga Bisa Disaksikan Gratis
Inggris
Mempertanyakan Kartu Merah Ryan Gravenberch pada Laga Liverpool vs Manchester City
Kekalahan Liverpool 0-3 dari Man City diwarnai kartu merah Ryan Gravenberch. Andoni Iraola dan Jamie Carragher mempertanyakan keputusan wasit.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Mempertanyakan Kartu Merah Ryan Gravenberch pada Laga Liverpool vs Manchester City
Inggris
Ulangi Catatan Kelam Sejak 1986, Man United Harus Move On saat Melawan Atletico
Manchester United mengulangi start terburuk sejak 1986 setelah ditahan Tottenham 1-1. Kini, Setan Merah dituntut bangkit melawan Atletico Madrid.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Ulangi Catatan Kelam Sejak 1986, Man United Harus Move On saat Melawan Atletico
Inggris
Menang 3-0 di Markas Liverpool, Cara Manchester City Membungkam Keramaian soal Skandal Keuangan
Manchester City menang 3-0 di markas Liverpool di tengah sorotan skandal keuangan. Enzo Maresca menegaskan timnya menjawab tekanan lewat kemenangan.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Menang 3-0 di Markas Liverpool, Cara Manchester City Membungkam Keramaian soal Skandal Keuangan
Inggris
Alasan Mengapa Fans Manchester City Membawa Balon Pisang di Anfield
Fans Manchester City membawa balon pisang ke Anfield saat menang 3-0 atas Liverpool. Tradisi unik ini ternyata berawal pada 1987.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Alasan Mengapa Fans Manchester City Membawa Balon Pisang di Anfield
Bagikan