BolaSkor.com - Madura United kembali memulai latihan dengan kondisi yang tak menentu. Hingga dua minggu selepas Tragedi Kanjuruhan, PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih belum memberikan informasi kapan kompetisi Liga 1 2022/23 bakal kembali dilanjutkan.
Sempat ada selentingan kabar kompetisi bakal dilanjutkan pada akhir November. Tetapi hingga saat ini belum ada surat resmi yang ditujukan kepada klub berjuluk Laskar Sape Kerrap tersebut.
Situasi makin buram setelah Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mengeluarkan rekomendasinya. Salah satu poin rekomendasinya adalah menangguhkan seluruh kompetisi hingga ada perubahan yang signifikan dalam pengaturan kompetisi.
Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ulhaq Abdurrahim tak ingin ikut-ikutan dalam polemik yang terjadi. Tetapi ia meminta PT LIB segera memberikan keputusan mengingat keberlanjutan kompetisi bakal menentukan hajat hidup banyak orang.
"Kami menunggu surat edaran resminya. Bagaimanapun, dilanjutkannya kompetisi ditunggu oleh banyak pihak, utamanya pemain. Karena menyangkut profesi mereka," jelasnya.
Baca Juga:
Pulih dari Cedera, Otavio Dutra Berharap Liga 1 Segera Digulirkan Lagi
Persija Libur Sampai Waktu yang Tidak Ditentukan Usai Hajar Bhayangkara FC 3-1
Sementara itu, pelatih Madura United, Fabio Lefundes, mengakui bila dirinya masih belum tahu apa yang bakal terjadi selanjutnya. Tetapi sebagai pelatih, ia hanya menjalankan tugasnya untuk menjaga kondisi setiap pemain tetap bugar.
"(Memang) belum ada keputusan apa yang bakal terjadi ke depan. Kami tidak tahu tujuan ke depan (seperti apa). Tetapi tim pelatih punya rencana dan kami punya apa yang harus kami lakukan," jelasnya.
Ia mengakui kondisi tanpa kepastian membuat tim sangat terganggu. Tetapi pelatih asal Brasil itu juga tak bisa berbuat apapun selain menunggu instruksi dari PSSI dan PT LIB selaku operator kompetisi.
"Tidak ada keputusan bikin ganggu kerja kami. Kami tunggu tanggal 18 (Oktober), apakah sudah ada keputusan untuk kami," imbuhnya.
Lefundes pun menyiapkan beberapa variasi latihan agar pemain tak bosan. Salah satunya adalah membuat kelas analisa pertandingan agar pemain bisa semakin paham dengan konsep bermain yang dia inginkan.
"Kami bikin latihan di periode ini dengan spesifik dalam beberapa situasi dan konsep taktik. Kami observasi apa yang dihadapi di masa depan dari pertandingan yang kami sudah mainkan. Observasi video untuk individu dan tim. Setiap hari tunjukkan ke mereka apa yang kita mau," tandasnya. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama/Madura)

