Tuduhan Pelanggaran FFP Kembali Hantui Manchester City

Bukti baru yang mendukung tuduhan ini bocor ke publik.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 26 Juli 2021
Tuduhan Pelanggaran FFP Kembali Hantui Manchester City
Manchester City (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City memang telah berhasil menghindari jeratan sanksi UEFA terkait tuduhan pelanggaran Financial Fair Play (FFP). Namun The Citizens belum sepenuhnya lepas dari kasus ini.

Pada Februari tahun lalu, UEFA menjatuhkan sanksi larangan tampil di kompetisi Eropa kepada Manchester City karena dianggap melanggar regulasi FFP. Tuduhan yang diberikan adalah soal manipulasi laporan pendapatan agar bisa mengeluarkan dana transfer melebihi batas yang sudah diatur.

Hal ini berkaitan dengan hubungan Manchester City dengan sponsor utama mereka Etihad Airways. Kedua pihak dianggap telah menggelembungkan kontrak kerja sama pada periode 2012 hingga 2016.

Baca Juga:

Mengungkit Janji Cristiano Ronaldo Tak Akan Pernah Membela Manchester City

Bek Mahal Jadi Kunci Kesuksesan Tim-tim Premier League

Harry Kane Menuju Manchester City dengan Mahar Rp3,18 Triliun

Manchester City dengan tegas menolak tuduhan tersebut. Mereka kemudian memenangi kasus ini usai naik banding di pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

CAS memutuskan Manchester City tidak terbukti melanggar regulasi FFP. Namun rival sekota Manchester City itu teta dijatuhi hukuman denda sebesar 30 juta euro.

Setahun berselang, bukti baru terkait perbuatan curang Manchester City itu terungkap ke publik. Hal yang dimaksud adalah percakapan Manchester City dengan CEO Etihad Airways lewat email.

Dalam percakapan tersebut, Etihad Airways ternyata hanya membayar 4 juta poundsterling tiap musimnya kepada Manchester City. Padahal kontrak yang diketahui publik bernilai 12 juta poundsterling.

"Komitmen Etihad adalah untuk 4 juta poundsterling dan sisa (8 juta poundsterling) ditangani secara terpisah oleh otoritas eksekutif UEA," bunyi email tersebut dilansir dari Daily Mail.

Polemik ini tak lepas dari kehadiran sosok Mansour bin Zayed Al Nahyan selaku pemilik Manchester City. Yang bersangkutan merupakan miliarder yang juga berstatus anggota kerajaan Abu Dhabi.

Pria yang akrab disapa Sheikh Mansour itu bisa saja membiayai pengeluaran Manchester City dari sakunya sendiri. Namun hal itu tidak sesuai regulasi sehingga Etihad Airways ditunjuk sebagai perantara berkedok sponsor.

Bukti baru ini berpeluang membuat UEFA atau Premier League melanjutkan tuduhan kepada Manchester City. Klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk menanggapi bocornya bukti baru tersebut.

Manchester City Premier League UEFA Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Sumardji mengapresiasi Bobby Nasution dan Pemprov Sumut atas dukungan terhadap Timnas Indonesia U-17 dan U-19 melalui penyelenggaraan turnamen internasional.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Liga Indonesia
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
The Jakmania menyalurkan masker, Oxycan, susu, air mineral, dan vitamin untuk membantu masyarakat terdampak karhutla di Palembang dan Kalimantan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
Liga Indonesia
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
The Cong Viettel tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir jelang menghadapi Persib Bandung di AFC Champions League Two 2026/2027. Maung Bandung berpeluang mengamankan tiga poin.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menepis kabar pindah ke Super League Indonesia. Ia bahagia di Malaysia dan masih terikat kontrak dengan JDT hingga Juni 2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Liga Indonesia
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
The Cong Viettel diterpa krisis cedera lima hingga enam pemain penting jelang melawan Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Pertahanan mereka juga rapuh.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Bagikan