Tradisi Baru Thom Haye saat Tiba di Jakarta, Makan Nasi Goreng dan Sate Ayam
BolaSkor.com - Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, memiliki tradisi atau kebiasaan baru semenjak membela Skuad Garuda. Tradisi ini dilakukan setibanya di Jakarta, jika ingin membela Timnas Indonesia.
"Hal pertama yang selalu kulakukan saat aku tiba di Jakarta adalah memesan layanan kamar di hotel, karena aku perlu makan nasi goreng dengan sate ayam, itu menjadi tradisi," ujar Thom Haye dengan senyuman lebar di Podcast The Haye Way.
Baca Juga:
Lawan Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Myanmar Diperkuat 8 Pemain Abroad
View this post on Instagram
Thom Haye memang kerasan dan cinta dapat membela Timnas Indonesia. Kini, pemain berumur 29 tahun itu tengah enjoy mendirikan podcast pribadnya, The Haye Way.
Podcast ini bicara tentang Thom Haye. Ia tidak sendirian, Thom Haye ditemani oleh presenter kenamaan Belanda yang juga memiliki garis keturunan Indonesia, Neal Peterson.
Kini, Thom Haye fokus membela klubnya, Almere City di lanjuran Eredivisie Belanda 2024/2025, setelah memperkuat Timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Thom Haye harus berjuang keras, karena Almere City kini masih terjebak di zona degradasi Eredivisie musim ini.
Pemain keturunan Indonesia-Belanda tersebut baru kembali membela Timnas Indonesia pada Maret 2025 mendatang, pada lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tengku Sufiyanto
17.922
Berita Terkait
Pukulan bagi Manchester United, Patrick Dorgu Terancam Absen 10 Pekan
Karena Taktik Bola Mati Arsenal, PGMOL Didesak Lakukan Perubahan Aturan
John Herdman Tampung Masukan Pemain Timnas Indonesia untuk Tentukan Asisten Pelatih
Arne Slot di Ujung Tanduk, Liverpool Sudah Kontak Xabi Alonso
Alaeddine Ingin Buka Keran Gol di Persija saat Tandang ke Markas Persita
Persija Jakarta dan Alan Cardoso Sepakat Berpisah
Mantan Presiden FIFA Dukung Seruan Boikot Piala Dunia 2026 di AS
Perempat Final Piala Asia Futsal 2026 Jadi Target Pelatih Indonesia Hector Souto
Hukuman Tujuh Pemain Naturalisasi Malaysia Ditangguhkan Pengadilan