Tottenham Tak Kunjung Membaik, Antonio Conte Angkat Tangan

Usai meraih kemenangan mengesankan melawan Manchester City, Tottenham justru kembali tampil buruk.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 24 Februari 2022
Tottenham Tak Kunjung Membaik, Antonio Conte Angkat Tangan
Antonio Conte (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte, geram dengan kekalahan yang diterima melawan Burnley pada pertandingan Premier League 2021-2022, di Stadion Turf Moor, Kamis (24/2) dini hari WIB. Conte memberikan indikasi jika sudah tidak sanggup lagi menukangi Tottenham.

Usai meraih kemenangan mengesankan melawan Manchester City, Tottenham justru kembali tampil buruk. Menghadapi Burnley yang berjuang menghindari jurang degradasi, The Lilywhites kalah 1-0 berkat gol Ben Mee pada menit ke-71.

Itu merupakan kekalahan keempat Tottenham dalam lima pertandingan terakhir. Peluang Tottenham menembus empat besar pun semakin sulit.

Situasi tersebut membuat Antonio Conte kecewa. Ia menilai, ada sesuatu yang salah dari Tottenham sehingga tidak bisa meraih kemenangan.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Tottenham Bungkam Manchester City, Milan Tertahan, Madrid Menang Telak

Harry Kane Bikin Manchester City Merana, Pep Guardiola Kenang Kisah di Bursa Transfer

Conte Berbagi Resep Kalahkan Manchester City Asuhan Guardiola

"Saya datang ke sini untuk membantu klub. Jika masalahnya adalah pelatih, saya bersedia pergi. Tidak masalah," ujar Conte seperti dinukil BBC.

"Saya tidak terbiasa dengan situasi ini. Saya mencoba segalanya, tetapi situasi tidak berubah. Saya bersedia terbuka dengan klub untuk melakukan apa yang diinginkan," timpalnya.

"Saya ingin membantu klub. Saya bekerja dengan sangat keras. Saya memberikan 20 jam sehari untuk Tottenham dan empat jam lainnya untuk tidur. Namun, itu belum cukup."

Conte mengaku akan segera bertemu dengan pihak klub untuk mencari jalan keluar. Ia merasa frustrasi dengan apa yang terjadi.

"Bagi saya, situasinya sulit diterima. Kalam empat kali dalam lima pertandingan untuk Tottenham harus menjadi bencana."

"Saya datang untuk mencoba memperbaiki situasi. Mungkin, saat ini saya tidak begitu cocok untuk menyelesaikan masalah. Saya terlalu jujur untuk menutup mata dan melanjutkan dengan cara ini," kata mantan pelatih Inter Milan itu.

Conte merasa tidak memberikan dampak karena permainan Tottenham masih saja jeblok. Conte memberikan kode lapang dada jika dipecat Tottenham.

"Saya punya ambisi. Saya benci kalah. Untuk mengambil gaji, saya rasa tidak tepat. Saya ingin membantu Tottenham sejak hari pertama datang. Namun, empat kekalahan dalam lima pertandingan adalah pertama kalinya dalam hidup saya."

"Saat ini, kami bisa finis pada posisi ke-10, 12, atau 13. Kami bisa menyelesaikan kompetisi pada posisi yang sama saat saya datang ke sini," tutur Antonio Conte.

Antonio Conte Tottenham Hotspur Breaking News Premier League

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal Beraksi
Jadwal bola malam ini 16 September 2026: Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal beraksi. Cek jadwal lengkap LaLiga, Carabao Cup, dan Coppa Italia.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal Beraksi
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Ipswich Town vs Arsenal: Rotasi Jadi Solusi
Prediksi Ipswich Town vs Arsenal di Carabao Cup 2026/2027. Simak jadwal, link streaming, H2H, prediksi skor, dan susunan pemain selengkapnya.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Ipswich Town vs Arsenal: Rotasi Jadi Solusi
Jadwal
Link Streaming Inter Milan vs Udinese, Live Sebentar Lagi
Inter Milan vs Udinese segera dimulai! Cek link streaming resmi, jadwal, prediksi susunan pemain, dan cara menonton laga Serie A 2026/2027.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Link Streaming Inter Milan vs Udinese, Live Sebentar Lagi
Inggris
Warisi Skuad Peninggalan Klopp dan Slot, Iraola Minta Fans Liverpool Sabar
Andoni Iraola meminta fans Liverpool bersabar menghadapi performa naik turun The Reds setelah mewarisi skuad peninggalan Jurgen Klopp dan Arne Slot.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Warisi Skuad Peninggalan Klopp dan Slot, Iraola Minta Fans Liverpool Sabar
Inggris
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Michael Owen menilai konyol jika Manchester United memecat Michael Carrick setelah start buruk di Premier League. Ia juga menyoroti lini pertahanan.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Liga Indonesia
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Kyohei Yoshino mendapat pujian Shin Tae-yong usai tampil solid sebagai bek kanan Persija Jakarta dan sukses mematikan pergerakan Mariano Peralta saat mengalahkan Persib 2-1.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija Jakarta usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di Super League 2026/2027. Tidak ada perayaan spesial.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Inggris
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Manchester United mengawali Premier League dengan empat poin dari empat laga, menyamai start terburuk sejak 1992-1993. Fans pun melakukan protes.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Inggris
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Erling Haaland menjadi raja baru Derby Manchester dengan 9 gol. Man City juga mencatat rekor 10 kemenangan tandang di Old Trafford.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Inggris
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Kartu merah Phil Foden menjadi titik balik Derby Manchester. Man City bermain dengan 10 pemain, tetapi tetap mampu mengalahkan Man United 1-0.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Bagikan