Tony Ho Berlisensi AFC Pro, tetapi Pilih Latih Klub Liga 3

Tony Ho mengaku menolak tawaran menjadi Direktur Teknik sebelum memutuskan menjadi pelatih Persedikab Kabupaten Kediri.
Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 31 Agustus 2021
Tony Ho Berlisensi AFC Pro, tetapi Pilih Latih Klub Liga 3
Tony Ho. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Nama klub Persedikab Kabupaten Kediri mendapat perhatian publik sepakbola. Tim yang bermarkas di Stadion Canda Bhirawa itu menunjuk pelatih berlisensi AFC Pro untuk terjun di kompetisi Liga 3 Jawa Timur. Kompetisi level ketiga strata sepakbola Indonesia itu direncanakan bergulir pada November 2021 mendatang.

Persedikab memperkenalkan Tony Ho sebagai juru racik melalui akun media sosial mereka kemarin (30/8). Sosok asal Makassar ini beberapa kali menjadi asisten pelatih mendiang Miroslav Janu. Dia pernah membawa Arema menjadi runner up Indonesia Super League (ISL) 2010-2011. Tony Ho juga menjadi sosok penting dalam mengorbitkan pemain-pemain Persipura Jayapura U-20 di Liga 1 2019 ke skuad senior.

Resmi ditunjuk sebagai pelatih, Tony Ho bertekad membawa tim Bledug Kelud, julukan Persedikab, meraih tiket promosi ke Liga 2 musim depan. Kendati demikian, tugasnya tidak mudah. Pasalnya, dia belum menyusun kerangka tim dan memetakan kekuatan para pesaing.

Baca Juga:

Pemerintah Apresiasi Tiga Laga Awal Liga 1 2021/2022 Berjalan Lancar

Marc Klok dan Mohammed Rashid Bikin Lini Tengah Persib Menjanjikan

"Target tentu ingin meloloskan Persedikab ke Liga 2. Tapi, saya juga harus realistis meletakkan target karena belum tahu kekuatan kami sendiri dan juga harus sesegera mungkin ada info tentang kekuatan lawan," kata Tony Ho ketika dihubungi BolaSkor.com sesaat sebelum berangkat dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

"Saya belum kerja dan belum tahu situasi. Jadi, sesegera mungkin kami start untuk seleksi, karena kami agak lambat dalam mempersiapkan tim dibanding kompetitor lainnya," tambahnya.

Lebih lanjut Tony Ho membeberkan alasannya menerima pinangan dari Persedikab. Dia mengakui ada beberapa klub ingin menggunakan jasanya bukan sebagai pelatih namun sebagai Direktur Teknik (Dirtek).

"Ada beberapa klub ingin memakai saya sebagai Dirtek, tapi saya tolak. Karena mereka hanya mau memakai sertifikat lisensi AFC Pro saya. Adapun alasan saya bersedia menangani Persedikab karena mereka lebih serius dan saya bisa mengaplikasikan ilmu sepak bola saya di tim ini," tandasnya.

Untuk diketahui, Tony Ho merupakan angkatan pertama yang mengantongi lisensi AFC Pro bersama 19 pelatih Indonesia lainnya. Selain dirinya, ada nama Djajang Nurdjaman, Bambang Nurdiansyah, Aji Santoso, Wolfgang Pikal, Rudy Eka, Priyambada, Joko Susilo, Liestiadi, Hanafing. Kemudian Emral Abus, Rahmad Darmawan, Iwan Setiawan, Nil Maizar, Indra Sjafri, Widodo Cahyono Putro, Yeyen Tumena, Mundari Karya, Yunan Helmi, Syafrianto Rusli, dan Seto Nurdiantoro. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir)

Tony ho Liga 3
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Posts

15.464

Berita Terkait

Liga Indonesia
PSSI Matangkan Kompetisi 2026/2027 Lebih Awal, Regulasi hingga Sinkronisasi Timnas Jadi Fokus
PSSI bersama I.League mulai mematangkan kompetisi musim 2026/27 lebih awal. Regulasi, kalender liga, hingga sinkronisasi dengan timnas jadi fokus utama.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 April 2026
PSSI Matangkan Kompetisi 2026/2027 Lebih Awal, Regulasi hingga Sinkronisasi Timnas Jadi Fokus
Liga Indonesia
4 Tim Super League Masih Nunggak Gaji, Totalnya Mencapai Rp4,3 Miliar
Selain itu, ada 9 tim Liga 2 dan 6 klub Liga 2 yang menunggak gaji pemainnya.
Rizqi Ariandi - Rabu, 06 Agustus 2025
4 Tim Super League Masih Nunggak Gaji, Totalnya Mencapai Rp4,3 Miliar
Bagikan