Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tolak Liga Super Eropa, Klopp Salahkan UEFA dan FIFA

Klopp menilai FIFA dan UEFA tidak memikirkan kondisi para pesepak bola yang terlibat.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 20 April 2021
Tolak Liga Super Eropa, Klopp Salahkan UEFA dan FIFA
Jurgen Klopp (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp secara tegas menolak rencana bergulirnya Liga Super Eropa. Namun ia juga menyalahkan FIFA dan UEFA sebagai salah satu penyebab munculnya polemik ini.

Ide bergulirnya Liga Super Eropa memang sudah terdengar sejak beberapa musim lalu. Namun Klopp dengan tegas menolak ide mempertemukan klub-klub besar secara rutin dalam kompetisi yang sama.

Ironisnya, Liverpool ternyata menjadi salah satu dari 12 pelopor munculnya Liga Super Eropa. Fakta tersebut tentu membuat Klopp tersudut.

Baca Juga:

Soal Liga Super Eropa, Klopp: Pelatih dan Pemain Tidak Dilibatkan

Sanksi Berat Menanti Pemain-pemain yang Berpartisipasi di Liga Super Eropa

Liga Super Eropa Dibentuk, Presiden UEFA Umumkan Format Baru Liga Champions

Pemain Leeds United memakai kaos bertuliskan pesan sindiran untuk Liverpool saat pemanasan.

Klopp bahkan harus menerima kenyataan skuatnya dicaci hingga disindir oleh suporter dan para pemain Leeds United jelang melakoni lanjutan Premier League 2020-2021. Pertandingan ini memang digelar tepat satu hari usai diperkenalkannya Liga Super Eropa.

Perlakuan kubu Leeds itu nyatanya membuat Klopp kecewa. Ia seolah dihakimi karena perbuatan yang dilakukan orang lain.

"Saya sudah mengatakan begitu banyak hal sekarang. Kami tidak terlibat dalam proses tersebut. Kami adalah tim, kami mengenakan seragam dengan bangga," kata Klopp kepada BBC usai Liverpool ditahan imbang Leeds.

"Kami adalah wajah klub dan fans Leeds meneriaki kami saat tiba di sini seolah-olah kami yang membuat keputusan. Padahal seseorang telah membuat keputusan dengan para pemilik klub di dunia sepak bola yang tidak kami lakukan."

"Klub ini lebih besar dari apa pun dan kita tidak boleh melupakan itu. Itulah sebabnya saya menerima kritik untuk semua yang saya tanggung tetapi saya dan tim tidak terlibat dalam proses ini," tambahnya.

Kritik UEFA dan FIFA

Klopp juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengkritik dua stakeholder sepak bola terbesar dunia, FIFA dan UEFA. Ia menilai adanya upaya pembangkangan menjadi bukti ada yang salah dengan kinerja kedua federasi tersebut.

Ia menyindir sikap UEFA dan FIFA yang seolah memperlakukan para pemain dan pelatih sebagai sapi perah. Hal itu dibuktikan dengan semakin padatnya jadwal pertandingan dalam satu musim.

"UEFA membuat keputusan tentang Liga Champions, mereka menunjukkan kepada saya akan ada lebih banyak pertandingan daripada sebelumnya. Saya katakan tidak suka tetapi mereka masih melakukannya," kata Klopp lagi.

"FIFA merencanakan (format baru) Piala Dunia Antarklub. Kapan kita memainkan pertandingan itu? Semua hal ini telah saya katakan cukup sering tetapi apakah itu mengubah sesuatu? Tidak. Itulah situasinya."

Jurgen Klopp Liverpool Liga Super Eropa Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Head to head Prancis vs Inggris jelang perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menunjukkan keunggulan Les Bleus. Simak rekor pertemuan, hasil enam laga terakhir, dan statistik kedua tim sebelum duel di Miami.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Liga Indonesia
STY Buka Suara soal Masa Depan Andritany Ardhiyasa di Persija
Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal absennya Andritany Ardhiyasa dari latihan Persija Jakarta. STY menyebut keputusan terkait sang kiper akan diumumkan resmi oleh klub.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
STY Buka Suara soal Masa Depan Andritany Ardhiyasa di Persija
Indonesia
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Bek anyar Persib Bandung asal Prancis, Gabriel Mutombo, mengaku terkesan dengan atmosfer tim, Bobotoh, dan kenyamanan Kota Bandung. Simak komentar lengkapnya usai menjalani latihan bersama Persib.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Piala Dunia
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Superkomputer Opta memprediksi Prancis lebih diunggulkan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak persentase kemenangan, rekor kedua tim, dan prediksi skor pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Piala Dunia
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Timnas Prancis dikabarkan kehilangan motivasi menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak alasan Les Bleus enggan bermain, potensi rotasi Didier Deschamps, serta dampaknya bagi FIFA Ranking dan perburuan top skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Liga Indonesia
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Persib Bandung membuka peluang merekrut pemain baru usai ditinggal bek Timnas Irak, Frans Putros. Pelatih Igor Tolic memastikan Maung Bandung masih aktif mencari pemain di bursa transfer.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Piala Dunia
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Harga tiket final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina mencapai Rp538 juta untuk kategori pertama. Nilainya bahkan melampaui rata-rata harga tiket Super Bowl LVIII dan Final NBA 2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Piala Dunia
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Simak daftar lengkap peraih tempat ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022. Jerman menjadi negara dengan koleksi finis peringkat ketiga terbanyak dalam sejarah turnamen FIFA.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Piala Dunia
Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026, Slavko Vincic Pernah Terseret Kasus Narkoba dan Prostitusi
Slavko Vincic ditunjuk menjadi wasit final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina. Simak profil, rekam jejak, kontroversi, hingga kasus penggerebekan yang pernah menyeret namanya.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026, Slavko Vincic Pernah Terseret Kasus Narkoba dan Prostitusi
Berita
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Jadi Duel Spesial Marc Cucurella dan Enzo Fernandez
Marc Cucurella dan Enzo Fernandez berpeluang mencatatkan prestasi langka dengan menjuarai dua turnamen dunia berbeda di stadion yang sama dalam rentang satu tahun.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Jadi Duel Spesial Marc Cucurella dan Enzo Fernandez
Bagikan