Titik Nadir Arsenal Usai Tersingkir di Liga Europa

Arsenal mencapai titik nadir yang membuat fans frustrasi.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 07 Mei 2021
Titik Nadir Arsenal Usai Tersingkir di Liga Europa
Arsenal (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Devastated. Hancur. Itulah pemberitaan media-media di Inggris termasuk BBC Sport ketika menggambarkan Arsenal usai tersingkir di semifinal Liga Europa 2020-2021. The Gunners disingkirkan oleh Villarreal.

Arsenal sedianya menjadi tim favorit lolos ke final kala hasil undian mempertemukan mereka dengan Villarrreal, klub yang dilatih mantan pelatih Arsenal Unai Emery. Akan tapi Arsenal tak cukup menunjukkan determinasi bermain mereka di dua leg.

Kalah 1-2 di markas Villarreal pada leg pertama, Arsenal seyogyanya hanya butuh kemenangan 1-0 di Emirates Stadium pada leg dua semifinal. Alih-alih melakukannya 'amunisi' Meriam London tak mampu menjebol pertahanan Villarreal.

Arsenal hanya melepaskan dua tendangan tepat sasaran dari 14 percobaan tendangan pada penguasaan bola 56 persen. Arsenal tersingkir di Liga Europa dan semakin memperparah musim mereka. Ya mereka hancur, seperti yang dikatakan Mikel Arteta.

Baca Juga:

Pembelaan Arteta Usai Gagal Bawa Arsenal ke Final Liga Europa

Deretan Fakta Menarik dari Leg Kedua Semifinal Liga Europa 2020-2021

Unai Emery Tak Puas meski Sukses Balas Dendam kepada Arsenal

Mikel Arteta

"Kami mencoba segalanya sampai menit terakhir," kata Arteta kepada BT Sport. "Kami harus memberi selamat kepada Villarreal."

"Saya pikir kami pantas untuk memenangkan pertandingan, tetapi detailnya menentukan hubungan ini. Kami memiliki tiga peluang besar, mereka tidak memiliki apa-apa tetapi mereka lolos. Kami sangat terpukul dan hancur. Benar-benar kecewa."

Tak Cukup Bagus

Arsenal hidup di bayang-bayang kesuksesan masa lalu kala masih dilatih Arsene Wenger dan diperkuat pemain-pemain legendaris. Salah satu pemain itu adalah Lee Dixon dan ia melihat Arsenal tak cukup bagus atau terlalu mudah menyerah kontra Villarreal.

"Dalam dua pertandingan, Arsenal belum melakukan cukup banyak (hal untuk ke final)," tambah Lee Dixon. "Arsenal terlalu mudah menyerah pada dua pertandingan ini. Itu belum cukup."

"Anda berharap sebagai penggemar Arsenal segalanya akan berubah tetapi di belakang pikiran Anda tidak mempercayai tim ini. Mereka telah mengalahkan diri mereka sendiri, mereka telah keluar dengan keluhan."

"Saya harap mereka di ruang ganti itu terluka, tapi saya tidak yakin apakah mereka terluka (terpukul dengan kekalahan itu)."

Tak ayal Arsenal mencapai titik nadir dari kekalahan tersebut, sebab itu merangkum musim Arsenal, sebab di atas kertas Arsenal unggulan lolos ke final melawan Villarreal seperti halnya Manchester United yang sukses mencapai final.

Arsenal saat ini ada di urutan sembilan klasemen Premier League dengan catatan 49 poin dari 34 laga. Liga Europa jadi harapan terakhir mereka bermain di Eropa musim depan, tak ayal Arsenal berpotensi memainkan musim depan tanpa kompetisi di Eropa.

"Saya telah menjadi penggemar Arsenal yang toleran selama 15 tahun. Tapi sekarang saya kehilangan kesabaran. Kami tidak memiliki ambisi, gaya, identitas, harga diri."

"Masa lalu kami yang masih memungkinkan kami untuk merasa seperti klub besar tetapi dalam semua keadilan kami telah menjadi klub papan tengah sekarang selama 10 tahun."

Itu ungkapan fans Arsenal yang berasal dari Amerika Serikat. Arsenal butuh investasi besar dari manajemen dan juga kesabaran menemukan kembali kejayaan masa lalu.

Breaking News Arsenal Liga Europa Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Justin Hubner Sebut Timnas Indonesia vs Bangladesh sebagai Laga Paling Gila: 9 Gol, Tekanan, hingga Drama Menit Akhir
Justin Hubner menyebut kemenangan 9-2 Timnas Indonesia atas Bangladesh sebagai laga paling gila. Skuad Garuda lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Justin Hubner Sebut Timnas Indonesia vs Bangladesh sebagai Laga Paling Gila: 9 Gol, Tekanan, hingga Drama Menit Akhir
Timnas
Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Justin Hubner Minta Suporter Penuhi SUGBK
Justin Hubner mengajak suporter memenuhi SUGBK pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand setelah lolos dramatis.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Justin Hubner Minta Suporter Penuhi SUGBK
Hasil akhir
Hasil Indonesia vs Bangladesh: Menang 9-2, Timnas Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup
Hasil Indonesia vs Bangladesh berakhir 9-2! Timnas Indonesia mencetak banyak gol dan memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Simak hasil lengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Hasil Indonesia vs Bangladesh: Menang 9-2, Timnas Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup
Hasil akhir
Hasil Indonesia vs Bangladesh pada Babak Pertama: Unggul 6-1, Tiket Final Semakin Dekat
Hasil Indonesia vs Bangladesh babak pertama FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda unggul 6-1! Mitchell Baker menggila dengan empat gol. Simak selengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Hasil Indonesia vs Bangladesh pada Babak Pertama: Unggul 6-1, Tiket Final Semakin Dekat
Jadwal
Link Streaming Malaysia vs Singapura, Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Malaysia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini! Cek jadwal, jam tayang, klasemen Grup A, dan cara menonton laga secara live.
Johan Kristiandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Link Streaming Malaysia vs Singapura, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Hadapi Duel Penentu Kontra Bangladesh, Skuad Timnas Indonesia Solid di Belakang John Herdman
Rizky Ridho memastikan pemain Timnas Indonesia siap secara mental menghadapi Bangladesh. Skuad Garuda wajib menang demi menjaga peluang ke final.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Hadapi Duel Penentu Kontra Bangladesh, Skuad Timnas Indonesia Solid di Belakang John Herdman
Timnas
Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Laga Penentuan Gratis di Youtube!
Timnas Indonesia vs Bangladesh, matchday 3 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10), pukul 19.30 WIB, Live Vidio, Indosiar, SCTV, dan Youtube Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Laga Penentuan Gratis di Youtube!
Timnas
Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Top Liga Eropa, Bek Bangladesh dari Sheffield United Merasa Diuji
Hamza Choudhury menyoroti kekuatan Timnas Indonesia yang diperkuat banyak pemain dari klub-klub Eropa jelang duel di FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Top Liga Eropa, Bek Bangladesh dari Sheffield United Merasa Diuji
Berita
67 Profesional Berebut Posisi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK Kemenpora
Sebanyak 67 profesional mendaftar seleksi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK Kemenpora. Sembilan di antaranya merupakan direktur perusahaan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
67 Profesional Berebut Posisi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK Kemenpora
Timnas
Tak Mau Terbebani Skenario Final, Rizky Ridho: Timnas Indonesia Fokus Tim Sendiri
Rizky Ridho memilih Timnas Indonesia fokus pada pertandingan melawan Bangladesh dan tidak terbebani skenario kelolosan ke final.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Tak Mau Terbebani Skenario Final, Rizky Ridho: Timnas Indonesia Fokus Tim Sendiri
Bagikan