Tim Putri Piala Sudirman Berisi Darah Muda
BolaSkor.com - Tim putri Indonesia akan tampil berbeda pada Piala Sudirman 2021. PBSI memutuskan menurunkan darah muda pada ajang tersebut.
Skuad putri Indonesia akan terdiri dari Gregoria Mariska Tunjung (22 tahun), Putri Kusuma Wardani (19 tahun), dan Ester Nurumi Tri Wardoyo (16 tahun). Dari tiga nama tersebut, hanya Gregoria yang berpengalaman bermain di ajang beregu, sementara Putri dan Ester adalah seorang debutan.
Asisten pelatih tunggal putri utama Herli Djaenudin menyampaikan kondisi terkini anak asuhnya tersebut.
"Persiapan untuk saat ini karena sudah mendekati ke hari pertandingan sudah lebih ke strategi permainan. Juga lebih mengasah senjata-senjata yang dimiliki tiga tunggal putri kita, Gregoria, Putri dan Ester," kata Herli.
Baca Juga:
“Kondisi mereka sudah 90% dan siap turun di Piala Sudirman nanti," lanjutnya.
PBSI tak ragu menurunkan darah muda pada Piala Sudirman 2021. Justru, PBSI berharap Putri dan Ester bisa membuat kejutan.
“Semoga tunggal putri ini terutama Putri dan Ester yang baru pertama kali ikut Piala Sudirman bisa bermain lepas dan luar biasa," tutur Herli.
Piala Sudirman 2021 akan berlangsung pada 26 September. Di laga perdana, Indonesia yang tergabung di Grup C akan berhadapan dengan Rusia.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru
Resmi Gabung Manchester City, Antoine Semenyo Punya Janji yang Berbahaya untuk Rival
Tanpa Chant Rasis, Viking Siap Pertontonkan Koreo Termahal di Laga Persib vs Persija
Persija Terus Berinovasi, Luncurkan Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap
Berita Transfer Inter Milan: Juventus Ganggu Rencana Rekrut Tarik Muharemovic, Davide Frattesi Diincar Klub Inggris
Persib vs Persija, Marc Klok: Rivalitas dan Harga Diri