Tim Obstacle Race Indonesia Pulang dengan Kepala Tegak

Harry Warganegara pun dengan bangga mengalungi satu per satu pahlawan Indonesia itu dengan bunga.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 09 Mei 2023
Tim Obstacle Race Indonesia Pulang dengan Kepala Tegak
Tim Obstacle Race Indonesia (Prasso/Merah Putih)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tim obstacle race Indonesia telah pulang ke tanah air. Setelah berjibaku dengan membawa pulang tiga medali di SEA Games 2023 Kamboja, Mudji Mulyani dan kawan-kawan disambut layaknya pahlawan saat tiba di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (9/5) dini hari.

Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (NOC), Harry Warganegara, pun dengan bangga mengalungi satu per satu pahlawan Indonesia itu dengan bunga.

Para Atlet yang mengenakan jaket Tim Indonesia ini pun tampak sumringah saat disambut tim NOC meski telah mengarungi perjalanan berjam-jam dari Kamboja.

Baca Juga:

Medali Emas Ke-20 Indonesia Hadir dari Mountain Bike Eliminator, Perunggu Juga Diperoleh

Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2023, Senin (8/5): Indonesia Menutup Hari dengan Emas Voli Putra

Target di SEA Games 2023 Tercapai Jadi Buah Kerja Keras dan Persiapan Serius Kun Bokator Indonesia

"Terus terang kami bangga, ternyata timnya baik putera maupun putri bisa mendapat medali. Bahkan yang putri itu hampir emas," kata Harry.

Harry pun menyoroti medali perak yang didapat Mudji Mulyani/Rahmayuna Fadillah/Anggun Yolanda Samsul Hadi/Ayu Puspita Sari untuk Tim Relay Putri-Country Olympic. Pasalnya, mereka tak diprediksi mampu menembus dua besar sebelumnya.

"Tentunya ini pencapaian luar biasa, ya," jelas dia.

Ia menilai, pembinaan dan pengalaman bertanding di luar sangat penting. Hal ini penting agar kesempatan bertanding di tingkat yang lebih tinggi bisa diraih lewat pendapatan poin.

"Artinya partisipasi pertandingan di luar negeri itu penting. Boleh dibilang ini kam cabang olah raga yang baru. Tapi kami punya tim dan federasi. Masa depan olah raga obstacle ini bagus," imbuh Harry.

Harry menuturkan, dua medali perunggu dan satu perak yang berhasil dibawa, tentu adalah kado indah untuk rakyat Indonesia khususnya pecinta olah raga halang rintang. Ia juga berharap obscatle bisa menjadi olympic sport kedepannya.

"Kita punya atlet dan sumber pembinaan dari IOC yang bisa membantu coach dan pelatihan ke luar negeri. Ini mesti dimanfaatkan. Saya yakin bisa berprestasi kedepannya," ungkap Harry yakin.

Sementara itu, peraih medali perak di nomor relay putri, Mudji Mulyani mengaku gregetan karena sejatinya ia dan tim bisa meraih emas. Namun hanya kalah jangkauan tipis dari tim Filipina.

"Ya gregetan sekali. Tapi oke lah, kami kan belum punya fasilitas mereka udah punya. Itupun persiapan kami hanya sebulan lewat TC mandiri di Filipina pas bulan puasa lalu," jelas Mudji

Mudji punya harapan tersendiri terhadap olah raga obstacle Indonesia.

"Mudah - mudahan lebih maju dan berkembang lagi. Karena di Indonesia belum punya fasilitas untuk olah raga ini sehingga kedepannya punya fasilitas," ungkap dia seraya tersenyum dan nada bicara antusias ini. Sebab, ia melihat Indonesia berpotensi menjadi yang terbaik di Cabang obstacle kedepannya.

"Kami hanya sebulan berlatih bisa hampir setara dengan mereka (Filipina) yang sudah lima tahun. Ini luar biasa karena kami hampir emas," ungkap Mudji yakin seraya menyebut olah raga obstacle tak terlalu sulit untuk dicoba masyrakat awam ini.

Sekadar informasi saja, obstacle race tim Indonesia berhasil menyumbangkan tiga medali pada pertandingan yang digelar di Chroy Changvar Convention Center Phnom Penh, Kamboja.

Mudji Mulyani/Rahmayuna Fadillah/Anggun Yolanda Samsul Hadi/Ayu Puspita Sari mengamankan medali perak untuk Tim Relay Putri-Country Olympic. Adapula Angga Cahya/Fahrun Fahrun/Panji Mohamad Paisal/Putra Waluya Nuryayi yang meraih perunggu pada nomor Tim Relay Putra-Country Olympic. Sebelumnya pada Sabtu (6/5), Anggun Yolanda Samsul Hadi mempersembahkan medali perunggu untuk Kontingen Merah-Putih di nomor tunggal putri.

Penulis: Kanugrahan/MerahPutih.com

SEA Games 2023 Breaking News

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Tidak Ada yang Mustahil, Cape Verde Bertekad Perpanjang Mimpi di Piala Dunia
Di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Cape Verde akan menghadapi juara bertahan Argentina pada laga yang akan dihelat di Miami, Sabtu (4/7).
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Tidak Ada yang Mustahil, Cape Verde Bertekad Perpanjang Mimpi di Piala Dunia
Piala Dunia
Mesir vs Iran Imbang, Peluang Korea Selatan ke Babak 32 Besar Makin Tipis
Hasil imbang 1-1 antara Mesir dan Iran pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6) pagi WIB, menjadi kabar yang kurang menggembirakan bagi Korea Selatan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Mesir vs Iran Imbang, Peluang Korea Selatan ke Babak 32 Besar Makin Tipis
Piala Dunia
Bielsa Bertanggung Jawab atas Kegagalan Uruguay, Pasang Badan Lindungi Muslera
Marcelo Bielsa menegaskan dirinya bertanggung jawab atas kegagalan timnas Uruguay asuhannya melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Bielsa Bertanggung Jawab atas Kegagalan Uruguay, Pasang Badan Lindungi Muslera
Piala Dunia
Panama vs Inggris: Hanya Reece James yang Absen, Thomas Tuchel Senang Punya Banyak Opsi
Jelang laga melawan Panama, Inggris mendapat kabar baik dengan pulihnya Declan Rice dan Elliot Anderson.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Panama vs Inggris: Hanya Reece James yang Absen, Thomas Tuchel Senang Punya Banyak Opsi
Liga Indonesia
Persija Resmi Datangkan Pemain Keturunan Kanada Victor Dethan
Persija Jakarta memperkenalkan Victor Dethan sebagai rekrutan pertama mereka di era pelatih Shin Tae-yong. Siapa selanjutnya?
Rizqi Ariandi - Sabtu, 27 Juni 2026
Persija Resmi Datangkan Pemain Keturunan Kanada Victor Dethan
Piala Dunia
Kesalahan Norwegia saat Dihajar Prancis: 'Melupakan' Dembele
Ousmane Dembele menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Norwegia saat Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-1.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Kesalahan Norwegia saat Dihajar Prancis: 'Melupakan' Dembele
Piala Dunia
Cedera Pino dan Williams Jadi Kabar Buruk di Balik Kelolosan Spanyol
Timnas Spanyol kehilangan dua pemain sayap penting, Yeremy Pino dan Nico Williams, yang mengalami masalah cedera.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Cedera Pino dan Williams Jadi Kabar Buruk di Balik Kelolosan Spanyol
Piala Dunia
Pelatih Norwegia Bela Keputusannya Turunkan 'Tim B' saat Digulung Prancis
Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, membela keputusannya mengistirahatkan sebagian besar pemain inti, termasuk Erling Haaland, saat menghadapi Prancis.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Pelatih Norwegia Bela Keputusannya Turunkan 'Tim B' saat Digulung Prancis
Prediksi
Prediksi dan Statistik Aljazair vs Austria: Duel Krusial Tim Kuda Hitam
Berikut prediksi Aljazair vs Austria di Grup J Piala Dunia 2026 lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Aljazair vs Austria: Duel Krusial Tim Kuda Hitam
Prediksi
Prediksi dan Statistik Yordania vs Argentina: Jaga Ritme dan Momentum
Berikut prediksi Yordania vs Argentina di Grup J Piala Dunia 2026 lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Yordania vs Argentina: Jaga Ritme dan Momentum
Bagikan