Tim Nasional Tanpa Dukungan Suporter

BolaSkorBolaSkor - Minggu, 17 November 2013
Tim Nasional Tanpa Dukungan Suporter
Tim Nasional Tanpa Dukungan Suporter
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Judul di atas bukanlah gambaran ketika tim nasional U-23 berlaga di fase grup dan semi final Islamic Solidarity Games 2013, yang kebetulan sepi penonton. Judul itu juga tidak memaparkan ketika tim nasional U-19 bertanding di dua pertandingan awal penyisihan kualifikasi Piala Asia 2014, yang ndilalahnya bangku penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno jadi mubazir. Salah pula jika Anda menganggap judul di atas sebagai cerminan ketika SUGBK kosong melompong kala timnas senior menjamu Cina dan Irak di Pra Piala Asia 2015. Tanpa Suporter, ya seringkali tim nasional bermain tanpa adanya suporter alias pemberi dukungan. Tim Nasional merah putih kita tercinta lebih sering menghadapi lawan sambil disaksikan penonton, penikmat dan komentator. Semua yang datang ke stadion pada awalnya adalah suporter, sang pemberi semangat. Ramai meneriakkan yel-yel dan menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu-lagu penyemangat lainnya, bertepuk tangan, membunyikan terompet atau menabuh drum tetapi lambat laun seiring dengan jalannya pertandingan (misal: ketika timnas tidak kunjung mencetak gol ke gawang lawan, atau ketika timnas malah kebobolan)kualitas atau kadar “kesuporteran” dari dalam diri masing-masing mulai terlihat aslinya. Yang berjiwa penonton memilih untuk diam sambil serius memperhatikan pertandingan. Ini mungkin jenis penonton yang memang sedang bekerja ketika datang ke stadion (polisi, presiden, mentri, wartawan dan pencatat statistik). Atau kalau sedang tidak kerja mungkin ini jenis penonton yang selalu penuh doa dalam hatinya, sambil menonton sambil berdzikir demi kemenangan mungkin. Yang berjiwa komentator lebih senang mengoceh bak komentator, dari yang model meniru gaya-gaya “ahay” dan “jebret” sampai yang lebih parah semisal, “ah si xxx bisa ga sih main bola?!” atau “anj**ng si xxx ganti aja tuh! Maen kaya banci!” dan sejenisnya. Sah-sah saja Anda tiba-tiba menjadi pendiam di tengah pertandingan atau justru menjadi liar di sepanjang laga. Apalagi di tengah timnas tertinggal atau belum juga mencetak gol, tentunya membuat semangat surut. Tapi ingat, timnas butuh dukungan a.k.a support yang didapat dari para supporter alias si pemberi dukungan. Siapa si pemberi dukungan itu? Ya kita yang ada dan duduk di bangku stadion. Aneh, kalau bukan ironi, ketika Boaz dan kawan-kawan berusaha mencetak gol atau menyamakan kedudukan sementara penonton memadati stadion tapi tanpa terdengar kehadirannya. Kalau tidak salah baca dan ingat, keadaan seperti ini pernah dialami Roy Keane, si mantan kapten Manchester United. Dalam sebuah pertandingan di Stadion Old Trafford, dia melihat stadion penuh tapi tanpa ada suara yang membakar semangatnya malah dia lebih mendengar suara suporter lawan. Alhasil om Roy kesal dan memberi julukan “prawn sandwich brigade” alias barisan penonton pemakan roti isi udang. Seorang teman pernah menceritakan ada sebuah penelitian yang mengemukakan bahwa stadion Anfield kandangnya Liverpool adalah stadion yang paling berisik dengan tingkat kegemuruhan suara sampai sebising pesawat terbang. Saya berpikir, mungkin sang peneliti belum sampai ke Indonesia, melihat dan mendengar Stadion Utama Gelora Bung Karno – atau stadion lainnya – bergemuruh ketika tim nasional bermain, atau mungkin si peneliti sudah ke Indonesia menyaksikan timnas bermain tapi tidak dihadiri suporter, melainkan “penonton dan komentator-komentator” yang sedang makan roti isi udang? Coba direnungkan, ketika tim yang kita sayangi kalah kemudian kita diam saja tanpa memberi semangat dan lantas malah menghujat, apakah kita layak turut bersorak ketika tim kesayangan kita itu mencetak gol dan menang? Yuk ah besok-besok kalau datang ke stadion dan dukung timnas (atau dukung tim favoritnya) persiapkan diri semaksimal mungkin, pastikan fisik pita suara dalam kondisi terbaik…dan bersorak 90 menit. “Ole ole ole…” Sampai jumpa di stadion yang berisik. Penulis: Nova Arifianto (Wartawan Olahraga)
Jacksen tiago Timnas Indonesia Btn Bolaskor.com Pssi La Nyalla Piala Asia Evan dimas Bola Indra sjafri Viva TIMNAS Piala aff AFC Skor Rahmad darmawan Goal Skuat garuda
Ditulis Oleh

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Posts

11.433

Berita Terkait

Timnas
Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Erick Thohir Beri Penjelasan
Regulasi baru di cabor sepak bola ajang Asian Games 2026 membuat Indonesia harus absen dari edisi kali ini.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Erick Thohir Beri Penjelasan
Timnas
Erick Thohir Jawab Rumor 2 Pemain Naturalisasi Baru setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker
PSSI terus berupaya untuk memperkuat Timnas Indonesia demi meraih hasil gemilang di kancah dunia dan mencapai target masuk Piala Dunia 2030.
BolaSkor - Selasa, 23 Juni 2026
Erick Thohir Jawab Rumor 2 Pemain Naturalisasi Baru setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker
Piala Dunia
Tijjani Reijnders Bukan Satu-satunya Pemain Keturunan Indonesia di Piala Dunia 2026
Indonesia mengirimkan dua 'perwakilan' di Piala Dunia 2026. Selain Tijjani Reijnders, ada satu pemain Timnas Curacao yang punya darah Indonesia.
Rizqi Ariandi - Senin, 22 Juni 2026
Tijjani Reijnders Bukan Satu-satunya Pemain Keturunan Indonesia di Piala Dunia 2026
Timnas
Kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker Disumpah WNI? Erick Thohir Buka Suara
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan progres naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Rizqi Ariandi - Minggu, 21 Juni 2026
Kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker Disumpah WNI? Erick Thohir Buka Suara
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Erick Thohir Jagokan Argentina dan Prancis, Jepang Bisa Buat Kejutan
Ketum PSSI, Erick Thohir, membeberkan tim jagoannya di Piala Dunia 2026. Erick menjagokan Argentina dan Prancis.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Erick Thohir Jagokan Argentina dan Prancis, Jepang Bisa Buat Kejutan
Timnas
Presiden Prabowo Subianto Dukung Langkah Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Presiden Prabowo Subianto meminta kepada PSSI supaya Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Presiden Prabowo Subianto Dukung Langkah Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Timnas
Presiden Prabowo Turun Tangan Supaya Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup
Upaya PSSI untuk menjadikan Indonesia tuan rumah FIFA ASEAN Cup mendapatkan dukungan dari Presiden Prabowo Subianto.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Presiden Prabowo Turun Tangan Supaya Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup
Piala Dunia
Meksiko Bangga Cetak Sejarah di Piala Dunia, Harap Indonesia Segera Menyusul
Dubes Meksiko untuk Indonesia, Francisco de la Torre Galindo, berharap Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030.
BolaSkor - Jumat, 19 Juni 2026
Meksiko Bangga Cetak Sejarah di Piala Dunia, Harap Indonesia Segera Menyusul
Timnas
PSSI Kebut Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Demi Juara Piala AFF 2026
Permohonan agar Luke Vickery dan Mitchell Baker menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sudah disetujui oleh DPR.
BolaSkor - Kamis, 18 Juni 2026
PSSI Kebut Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Demi Juara Piala AFF 2026
Liga Indonesia
Klub Super League Bakal Dapat Insentif jika Lebih Banyak Turunkan Pemain Lokal
Untuk mengapresiasi klub yang memainkan lebih banyak pemain lokal pada musim depan, I League akan memberikan insentif
Rizqi Ariandi - Rabu, 17 Juni 2026
Klub Super League Bakal Dapat Insentif jika Lebih Banyak Turunkan Pemain Lokal
Bagikan