Tiga Pesan Kiper Madura United untuk Para Calon Bintang Sepak Bola Indonesia
BolaSkor.com - Kiper Madura United, Fakhurrazi Quba merasa miris dengan kehidupan anak-anak muda zaman sekarang. Melesatnya perkembangan teknologi, memberikan kemudahan bagi mereka mengakses hiburan dalam sebuah gawai.
Pria berusia 33 tahun itu menilai hal tersebut mendorong perubahan gaya hidup mereka. Ia melihat banyak anak muda yang dulunya bermimpi menjadi pesepak bola profesional, teralihkan dengan mudahnya akses yang mereka miliki.
"Saya lihat dari anak-anak muda sekarang, cepat putus (asa). Ingin jadi pemain bola, tetapi istilahnya lalai dengan ponsel dan segala macamnya. Kalau dulu, fokusnya main bola saja," ujarnya.
"Sepulang sekolah kalau enggak di sawah, ya lapangan. Kalau sekarang mereka pilih ke Warkop. Anak-anak pulang sekolah, bawa ponsel satu nongkrong di sana. Kalau dulu, enggak berani kami ke warkop karena masih anak-anak," imbuh Quba.
Baca Juga:
Liga 1 Belum Dilanjutkan, Bomber Persija Michael Krmencik Tak Kehilangan Ketajaman
Tak sampai di situ, ia juga heran dengan banyak pemain yang memandang sepakbola sebagai tempat mengubah nasib. Quba menceritakan bila seniornya sering menasehatinya untuk tak berorientasi terhadap materi.
"Jangan pikir uang dulu lah, belum apa-apa sudah mikir ke situnya. Kalau sudah jadi, uang yang kejar kalian. Itu yang dulu senior selalu bilang," tegasnya.
Pemain asal Pante Bidari itu juga mengaku kesal dengan banyak pemain muda yang tak memiliki attitude. Di masa lalu, anak-anak yang belagu seperti itu bakal dikerjain habis-habisan oleh pemain senior.
"Kalau senior dulu, itu kami paling takut, kami segan. Sekarang beda, anak-anak seperti (memandangnya) sama saja dengan dia. Tetapi ini tergantung attitude sih. Cuma sekarang belum apa-apa sudah banyak gaya. Kalau dulu, langsung kena tepuk (pukul) itu serius," kenangnya. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama/Madura)
Tengku Sufiyanto
17.888
Berita Terkait
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Levante: Momentum Kebangkitan
Hasil India Open 2026: Jojo Melangkah Lebih Jauh, Putri KW Terhenti
Peran CdM Bayu Priawan Sangat Krusial dalam Persembahan 91 Emas Indonesia di SEA Games 2025
Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Banyak Opsi Racikan Strategi Sang Pelatih
Prediksi dan Statistik Udinese vs Inter Milan: Pantang Ulangi Kesalahan Serupa
Kalahkan Falcons 3-0, Bekal bagi Bandung bjb Tandamata untuk Hadapi Jakarta Electric
Prediksi dan Statistik Nottingham Forest vs Arsenal: Peluang Memperlebar Jarak
Prediksi dan Statistik Manchester United vs Manchester City: Menanti Racikan Michael Carrick
Berlabel Bomber Mentereng, Alaeddine Ingin Bantu Persija Juara
Senne Lammens Punya Potensi Besar, tapi Belum Layak Jadi Kiper Utama Manchester United