Tiga Capres Barcelona Angkat Bicara Terkait Penangkapan Josep Maria Bartomeu

Penangkapan Bartomeu dan tiga orang lain merusak euforia pemilihan presiden Barcelona.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 02 Maret 2021
Tiga Capres Barcelona Angkat Bicara Terkait Penangkapan Josep Maria Bartomeu
Barcelona (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Momen pemilihan presiden Barcelona yang akan berlangsung beberapa hari lagi terganggu dengan perkembangan skandal Barcagate. Empat pejabat teras Blaugrana termasuk Josep Maria Bartomeu baru saja diamankan pihak kepolisian.

Bartomeu yang berstatus mantan presiden klub diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait perannya dalam skandal Barcagate. Tiga orang lain yang turut terseret dalam kasus ini adalah Oscar Gau (CEO Barcelona), Roman Gomez Ponti (Kepala hukum Barcelona), dan Jaume Masferrer (penasihat Bartomeu).

Barcagate merupakan manuver ilegal Bartomeu untuk memperbaiki citranya di mata publik. Namun hal itu dilakukan dengan menyerang sejumlah pengkritik termasuk Lionel Messi hingga Pep Guardiola.

Baca Juga:

Camp Nou Disambangi Polisi, Eks Presiden Barcelona Ditangkap

Linimasa Skandal Barcagate di Balik Penangkapan Josep Maria Bartomeu

Skandal Barcelona: Mereka yang Terciduk Polisi dan Perannya dalam Barcagate

Bartomeu menggandeng perusahaan bernama I3Ventures untuk melakukan hal itu. Masalahnya, ia menggunakan wewenangnya sebagai presiden Barcelona dan mengeluarkan dana sebesar satu juta euro dari kas klub.

Ironisnya, penangkapan tersebut hanya terjadi kurang dari sepekan sebelum pemilihan presiden Barcelona dilakukan. Event akbar tersebut akan berlangsung pada 7 Maret mendatang.

Euforia pemilihan presiden tentu akan terganggu dengan kasus ini. Hal ini mendapat respons dari tiga kandidat yaitu Joan Laporta, Victor Font, dan Toni Freixa.

Ketiga sosok tersebut menyayangkan penangkapan keempat orang tersebut. Namun mereka punya pandangan berbeda menanggapi kasus ini.

Joan Laporta

Joan Laporta

Laporta tengah melakukann sesi wawancara saat kabar penangkapan empat pejabat Barcelona itu diketahui publik. Ia pun menanggapinya dengan sedikit terkejut.

"Ini bukan kabar baik atau kabar gembira bagi Barca karena orang ini pernah menjadi presiden klub. Meskipun tidak memiliki manajemen yang baik, dia tetap menjadi presiden FC Barcelona dan itu adalah berita yang tidak menyenangkan bagi siapa pun," kata Laporta dilansir dari Mundo Deportivo.

"Kami sangat menghormati tindakan pengadilan dan polisi, serta penghormatan maksimum dan praduga tidak bersalah kepada parav tersangka. Kami sangat menyayangkan bahwa peristiwa-peristiwa ini telah terjadi, yang sangat merusak citra dan reputasi klub kami."


Victor Font

Victor Font

Sama seperti Laporta, Victor Font meminta semua pihak menjunjung tinggi asas paduga tak bersalah kepada empat orang yang ditangkap. Hal ini juga menjadi pelajaran baginya andai nanti terpilih sebagai presiden.

“Kami telah mengatakan sejak lama bahwa model klub yang telah berjalan hingga sekarang tidak lagi berfungsi. Penting untuk melakukan perubahan dan memiliki klub yang jauh lebih transparan," kata Font.

"Badan perwakilan harus benar-benar terbuka terlepas dari siapa pun yang bertanggung jawab dan bahwa mekanisme kontrol berfungsi. Hanya dengan perubahan ini kita dapat memastikan bahwa mulai sekarang situasi ini tidak akan terulang kembali."


Toni Freixa

Toni Freixa

Toni Freixa merupakan rival Bartomeu dalam pemilihan presiden Barcelona periode 2015-2020. Ia mengakui sudah curiga dengan kinerja sang lawan sejak lama.

"Saya adalah kandidat pada tahun 2015 melawan Bartomeu, dengan ide yang berbeda dari idenya. Biarlah tidak ada yang percaya bahwa saya telah baik hati dan menyadari apa yang telah dilakukannya dengan baik dan buruk," kata Freixa.

"Episode Barçagate sudah diselidiki dan kita harus menunggu hasil penyelidikan dan menghormati praduga tidak bersalah. Kita juga tidak boleh melupakan kasus Sandro Rosell."

Barcelona Josep maria bartomeu Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda di Ujung Tanduk
Timnas Indonesia vs Bangladesh, matchday 3 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10), pukul 19.30 WIB, Live Vidio.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda di Ujung Tanduk
Timnas
Timnas Indonesia Butuh Banyak Gol, John Herdman Buka Peluang Mainkan Egy dan Hannan Lawan Bangladesh
Demi bongkar pertahanan Bangladesh, pelatih Timnas Indonesia John Herdman berpeluang memainkan Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan untuk menambah daya gedor.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Timnas Indonesia Butuh Banyak Gol, John Herdman Buka Peluang Mainkan Egy dan Hannan Lawan Bangladesh
Spanyol
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Raphinha mengalami edema otot di paha kanan saat membela Brasil. Ia dipulangkan ke Barcelona untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Liga Indonesia
Dituduh Pakai Uang Pinjaman I League dari Persib untuk Belanja Pemain, Persija Layangkan Somasi Terbuka
Persija Jakarta resmi melayangkan somasi terbuka kepada pemilik akun Instagram @murizkky atas narasi tak berdasar mengenai dugaan aliran dana pinjaman I League dari Persib untuk belanja pemain.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Dituduh Pakai Uang Pinjaman I League dari Persib untuk Belanja Pemain, Persija Layangkan Somasi Terbuka
Lainnya
Erick Thohir Menantikan Medali Emas Tambahan dari Panjat Tebing
Indonesia sudah meraih 3 emas di Asian Games 2026. Erick Thohir menargetkan emas keempat dan menanti kejutan dari panjat tebing.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Erick Thohir Menantikan Medali Emas Tambahan dari Panjat Tebing
Liga Indonesia
Dirtek Java United yang Diskriminasi Shin Tae-yong Dihukum Berat Komdis PSSI
Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian, dihukum skors 10 pertandingan, larangan masuk stadion, dan denda Rp500 juta akibat ucapan diskriminatif kepada Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Dirtek Java United yang Diskriminasi Shin Tae-yong Dihukum Berat Komdis PSSI
Timnas
John Herdman Dihujani Kritik, Erick Thohir: Sepak Bola Memang Kejam
John Herdman mendapat banyak kritik usai Timnas Indonesia ditahan Malaysia. Erick Thohir buka suara dan minta Garuda fokus lawan Bangladesh.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
John Herdman Dihujani Kritik, Erick Thohir: Sepak Bola Memang Kejam
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live di Sini!
Simak cara menonton dan link streaming Argentina vs Bolivia, Kamis (1/10) pukul 07.00 WIB. Saksikan laga Argentina secara live di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live di Sini!
Internasional
Lionel Messi Main pada Laga Argentina vs Bolivia? Scaloni Ungkap Jawabannya
Lionel Messi main lawan Bolivia? Lionel Scaloni mengungkapkan rencana Messi sebelum Argentina menghadapi Burkina Faso dan Benin.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Lionel Messi Main pada Laga Argentina vs Bolivia? Scaloni Ungkap Jawabannya
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Argentina vs Bolivia: Menghapus Luka Final Piala Dunia
Prediksi Argentina vs Bolivia, Kamis 1 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Simak susunan pemain, head to head, prediksi skor, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Argentina vs Bolivia: Menghapus Luka Final Piala Dunia
Bagikan