Thomas Tuchel, dari Gantung Sepatu di Usia 24 Tahun hingga Jadi Pelatih Asing Ketiga Inggris

Tuchel menjadi pelatih ketiga yang bukan warga Inggris setelah Sven-Goran Eriksson dan Fabio Capello.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Rabu, 16 Oktober 2024
Thomas Tuchel, dari Gantung Sepatu di Usia 24 Tahun hingga Jadi Pelatih Asing Ketiga Inggris
Thomas Tuchel (bbc sport)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mantan manajer Chelsea, Bayern Munchen, dan Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, telah setuju untuk menjadi pelatih tetap tim nasional Inggris berikutnya.

Tuchel yang berasal dari Jerman akan menjadi pelatih tetap ketiga yang bukan warga Inggris setelah Sven-Goran Eriksson dan Fabio Capello.

Satu hal yang tidak diragukan, Tuchel adalah pemenang berantai, setelah memenangkan gelar liga di Jerman dan Prancis, dan trofi Liga Champions bersama Chelsea.

Dia sudah lama ingin kembali ke Inggris setelah memenangkan Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super Eropa antara Januari 2021 dan September 2022 bersama Chelsea. Tuchel yakin Inggris memperlakukannya lebih hangat dan penuh kasih sayang daripada negara asalnya, Jerman.

Baca Juga:

Breaking News: Thomas Tuchel Jadi Pelatih Timnas Inggris

Dukung Local Pride, Harry Redknapp Kecewa Thomas Tuchel Jadi Pelatih Timnas Inggris

Inggris Selayaknya Ditangani Pelatih Kelas Dunia

Ketika berinteraksi dengan jurnalis Inggris, dia sering kali tampil sebagai individu yang lebih ramah. Bagaimanapun, keinginan Tuchel untuk kembali ke Inggris telah terwujud setelah Asosiasi Sepak Bola (FA) menunjuknya untuk menggantikan pelatih sementara Lee Carsley.

Sebaliknya, tugas terakhir Tuchel di Bayern masih jauh dari kata memuaskan. Dia dan sebagian besar anggota tim tampaknya tidak pernah berhubungan baik selama 14 bulan masa jabatannya.

Tuchel membuat orang terkesan dengan cara dia menganalisis sepak bola dan berpikir tentang permainan, tetapi terkadang juga terlihat mudah tersinggung. Tuchel menganalisis lawan dan kemudian menyesuaikan pendekatan taktis tim dari laga ke laga.

Saat menangani Mainz, Tuchel menikmati masa-masa sukses dan menarik, lolos ke Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah pada musim 2010-11. Namun beberapa tahun kemudian, Tuchel dan klub tersebut berselisih.

"Dia bukan orang yang mudah bergaul, atau mudah diajak bicara, tetapi saya yakin semua pelatih yang baik itu rumit," kata Christian Heidel, direktur eksekutif dan olahraga Mainz dikutip dari BBC Sport.

"Rumit berarti mereka juga tangguh. Mereka menuntut orang-orang di sekitar mereka, para pemain mereka dari pagi hingga malam dan karena alasan itu, mereka adalah pelatih yang luar biasa."

Perilakunya sebagai pelatih tidak lepas dari kenyataan bahwa Tuchel tidak pernah mencapai puncak sebagai pemain. Faktanya, Tuchel harus pensiun pada usia 24 tahun.

Sebagai bek, Tuchel bergabung dengan akademi muda Augsburg saat remaja tetapi dilepas pada usia 19 tahun tanpa pernah masuk tim utama. Dia kemudian bermain sebentar bersama Stuttgarter Kickers di Bundesliga 2, tampil delapan kali di level itu, sebelum bergabung dengan klub divisi ketiga SSV Ulm.

Di sana dia bermain 68 kali sebelum terpaksa gantung sepatu untuk selamanya karena cedera lutut serius pada usia 24 tahun pada 1998.

Dia kemudian memulai pendidikan administrasi bisnis dan bekerja sebagai pelayan di sebuah bar untuk mendapatkan sedikit uang tambahan.

Tuchel mulai mengambil lisensi kepelatihannya dan ditawari kesempatan oleh Ralf Rangnick untuk melatih di level yunior untuk Stuttgart.

Tuchel menghubungi Rangnick, yang saat itu pelatih Stuttgart, untuk meminta uji coba menjadi pemain cadangan klub. Rangnick dengan senang hati menurutinya, tetapi ketika Tuchel akhirnya tidak dapat terus bermain karena kerusakan tulang rawan kronis, Rangnick menabur benih kepelatihan dengan bertanya apakah dia dapat bekerja di sepak bola yunior.

Ralf Rangnick dan Thomas Tuchel (bundesliga)

Karena penasaran, Tuchel mencoba melatih di akademi klub untuk sementara waktu sebelum akhirnya mengambil alih tim U-14 pada 2000. Karier Tuchel sebagai pelatih dimulai.

Belajar sambil bekerja dan dibimbing oleh mendiang mentor Hermann Badstuber, Tuchel dipromosikan menjadi asisten pelatih U-19 pada 2004. Dia kemudian membantu tim memenangkan gelar Bundesliga U-19 tahun berikutnya.

Karier Tuchel melesat, beberapa klub sempat dilatihnya. Dimulai dari Augsburg II, Mainz, Borussia Dortmund, PSG, Chelsea, Bayern, hingga sekarang tim nasional Inggris.

Tuchel merupakan sosok yang membantu pelatih Jerman saat ini Julian Nagelsmann, yang bermain di bawah Tuchel di tim cadangan Augsburg dan juga dipaksa pensiun di usia muda, dengan mendorongnya untuk menjadi pelatih.

Tuchel telah meraih kesuksesan dan menikmati masa-masa di mana dia menerima pujian sebagai salah satu ahli taktik terbaik di Eropa, bahkan dibandingkan dengan salah satu mantan idolanya, Pep Guardiola.

Namun, pada saat yang sama, Tuchel cenderung berselisih dengan pemain dan atasannya atau menyampaikan tuntutannya kepada atasannya dengan cara yang kurang diplomatis.

"Tuchel bisa sangat menawan dan diplomatis, dan bisa menghibur dan humoris," kata jurnalis Jerman Raphael Honigstein kepada BBC.

"Pada saat yang sama, dia bisa sedikit kasar terhadap pemainnya dan itu tidak selalu diterima dengan baik."

Kini, Tuchel mencoba berkarier di kancah internasional. Mungkin saja, dunia sepak bola internasional yang tidak terlalu sibuk dia akan menjadi tempat yang cocok baginya.

Sebagai pelatih tim nasional Tuchel tidak harus berinteraksi dengan media setiap hari dan tidak terus-menerus berhubungan dengan pemain. Sebaliknya dia dapat berkembang dalam menganalisis pemain dan pendekatan taktis, yang benar-benar cocok dengan kepribadiannya.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Timnas Inggris Thomas Tuchel Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

9.919

Berita Terkait

Liga Indonesia
Bruno Tubarao Sebut Rivalitas Persib-Persija Mirip Derby Vasco da Gama dengan Flamengo di Brasil
Bruno Tubarao menceritakan pengalamannya ketika menjalani laga derbi di Brasil, tepatnya saat membela Ceara SC.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 10 Januari 2026
Bruno Tubarao Sebut Rivalitas Persib-Persija Mirip Derby Vasco da Gama dengan Flamengo di Brasil
Lainnya
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Bandung bjb Tandamata mengawali ProIiga 2026 dengan manis usai menumbangkan Jakarta Livin Mandiri.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 10 Januari 2026
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Inggris
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Liam Rosenior telah menciptakan momen Jose Mourinho-nya sendiri selama konferensi pers pertamanya sebagai pelatih Chelsea.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Ragam
Nostalgia - Rivalitas Satu Abad Persib Bandung vs Persija Jakarta
Persib Bandung dan Persija Jakarta memiliki catatan sejarah bertanding sejak 1931.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 10 Januari 2026
Nostalgia - Rivalitas Satu Abad Persib Bandung vs Persija Jakarta
Prediksi
Prediksi dan Statistik Charlton Athletic vs Chelsea: Ujian Debut Liam Rosenior
Chelsea akan menjalani laga tandang melawan Charlton Athletic pada putaran ketiga Piala FA 2025-2026 yang akan digelar di The Valley.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Charlton Athletic vs Chelsea: Ujian Debut Liam Rosenior
Bulu Tangkis
Hasil Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Tembus Semifinal
Dari lima perwakilan Indonesia di babak delapan besar, dua berhasil lolos ke semifinal.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Hasil Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Tembus Semifinal
Inggris
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Penyerang Arsenal Gabriel Martinelli telah meminta maaf kepada bek Liverpool Conor Bradley.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Inggris
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Arsenal berhasil memagari bintang mereka Bukayo Saka dengan kontrak baru berdurasi lima tahun.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Inggris
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
Manchester United dikabarkan memasukkan Luis Enrique dalam daftar kandidat pelatih baru. Isu hengkang dari PSG bikin spekulasi kian panas.
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Januari 2026
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
Inggris
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Sam Allardyce menilai hanya Carlo Ancelotti yang mampu membenahi Manchester United. Ia menyoroti kualitas manajemen manusia sang pelatih.
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Januari 2026
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Bagikan